Warga Pergoki Aktivitas PT Bartim Coalindo Tutup Sungai Munte, Picu Pendangkalan dan Kekeringan

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Warga memergoki dugaan aktivitas penutupan alur Sungai Munte oleh perusahaan tambang batu bara PT Bartim Coalindo. Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026.

Hal tersebut disampaikan Misdianto warga Ampah Kota,Kecamatan Dusin Tengah,Kabupaten Barito Timur yang mengaku melihat langsung aktivitas alat berat jenis ekskavator bekerja di alur sungai.

Ia menyebut, alat berat tersebut diduga menutup sebagian badan Sungai Munte sehingga aliran air terganggu.

“Saya lihat sendiri ekskavator bekerja di alur sungai. Tanah dan material didorong hingga menutup jalur air,” ujar Misdianto kepada wartawan, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, dampak yang mulai dirasakan adalah pendangkalan sungai akibat lumpur serta berkurangnya debit air secara signifikan.

Warga khawatir, jika kondisi ini terus dibiarkan, Sungai Munte akan mengalami kekeringan terutama saat musim kemarau.

“Sungai ini sumber air masyarakat. Kalau ditutup atau dialihkan sembarangan, dampaknya besar bagi warga,” tegasnya.

Selain menjadi sumber air, Sungai Munte selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari dan aktivitas pertanian.

Pendangkalan yang terjadi disebut-sebut membuat air meluap di beberapa titik, sementara di bagian lain justru mengalami penyusutan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Bartim Coalindo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penutupan alur sungai tersebut.

Warga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan peninjauan lapangan serta memastikan tidak ada pelanggaran terhadap aturan lingkungan hidup dan tata kelola sungai.

Mereka berharap ada tindakan tegas jika terbukti terjadi pelanggaran yang merugikan masyarakat dan merusak ekosistem.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD
Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG
Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026
KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?
“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat
SMKN 6 Garut Terima Bantuan Revitalisasi Pembangun RPS Teknik Komputer dan Jaringan
Pengacara PT SJP Buka Suara Soal Tambang, Siap Tempuh Jalur Hukum, Legalitas Dokumen Tetap Minta Diuji
Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:47 WIB

“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat

Berita Terbaru

Berita terbaru

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Senin, 19 Okt 2026 - 14:54 WIB