Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Dedi, secara resmi membuka Workshop “Penanaman Padi Metode Demplot KSP” yang bertempat di Pondok Pesantren Luhur Al Wasilah Garut, Jalan Raya Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/4/2026).

‎Sekretaris Distan Garut, Dedi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Perserikatan Masyarakat Tani dan Nelayan Indonesia (PERMATANI) yang telah memberikan sumbangsih materi maupun pemikiran bagi kemajuan sektor pertanian di Garut.

Ia mengungkapkan bahwa sektor pertanian merupakan pilar utama ekonomi daerah, di mana hasil produksi padi dan jagung berkontribusi pada peningkatan ekonomi dari 2,37% menjadi 5,9%.

‎”Kami menyambut baik terobosan yang baru digagas dengan adanya workshop ini, semoga bisa mendorong efisiensi, produktivitas, dan memberikan contoh langsung teknik modern dalam pertanian kepada petani milenial guna memperkuat ketahanan pangan di daerah,” ujar Dedi.

Selain itu, Ketua DPW PERMATANI Provinsi Jawa Barat, Elis Suciati, menjelaskan bahwa organisasi yang dibentuk pada tahun 2024 ini berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan program pemerintah.

Setelah sukses melaksanakan program Demplot KSD di Kabupaten Sumedang, tahun ini PERMATANI memperluas jangkauannya ke Kabupaten Garut.

‎”Kabupaten Garut sangat strategis sekali. Ada dalam sektor pertanian yang cukup luas, sektor peternakan dan kelautan yang berpotensi untuk PERMATANI di kembangkan,” ungkap Elis.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua PERMATANI Kabupaten Garut, Ede Sukmana, berharap kegiatan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap kualitas produktivitas petani.

Ia menegaskan bahwa metode Demplot KSP ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui ekosistem pertanian yang terpadu.

‎”Mudah-mudahan dalam silaturahmi ini, kita dapat menghasilkan apa yang kita inginkan khususnya dari sektor pertanian,” pungkas Ede.

‎Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi inti mengenai teknis penanaman padi metode KSP yang disampaikan oleh pakar pertanian, Prof. Surahman.

 

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

K-OFPN Digugat di PHI Medan, Persidangan Masuki Agenda Pemeriksaan Saksi
Dugaan Pengondisian Lelang Proyek: Nilai HPS Berubah Drastis Usai Tender Ulang
Polsek Kuala Cenaku Datangi Desa Kuala Mulia, Salurkan Bansos hingga Cek Kesehatan Gratis
Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang
Dana Rp6,8 Miliar Tanpa Kepastian, Nasabah Prioritas Luapkan Emosi di Bank Mandiri Tasikmalaya
Kuliah Berbasis Lapangan, Mahasiswa Program Studi PKO UNIMEN Praktek Panjat Tebing di Mandu Tontonan
Rektor UNIMEN Rombak Struktur Pejabat, Bidik Performa Kampus Makin Kompetitif
Sambut Usia Perak Kota Tasikmalaya, Kecamatan Bungursari Gelar Pesta Rakyat hingga Launching Inovasi BiVaSS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:21 WIB

K-OFPN Digugat di PHI Medan, Persidangan Masuki Agenda Pemeriksaan Saksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:23 WIB

Dugaan Pengondisian Lelang Proyek: Nilai HPS Berubah Drastis Usai Tender Ulang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Polsek Kuala Cenaku Datangi Desa Kuala Mulia, Salurkan Bansos hingga Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dana Rp6,8 Miliar Tanpa Kepastian, Nasabah Prioritas Luapkan Emosi di Bank Mandiri Tasikmalaya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kepergok Curi Motor di Natar, Polisi Sita 7 Mata Kunci T dan 2 Gagang

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB