TASIKMALAYA, MNP — Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu dan semakin terbatasnya lapangan pekerjaan, kehadiran PT HINI DAIKI INDONESIA menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja di wilayah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.
Kondisi semakin terasa berat terutama pasca Idul Fitri, di mana tidak sedikit masyarakat yang justru kehilangan pekerjaan akibat efisiensi perusahaan maupun dampak ekonomi yang belum stabil.
Situasi ini membuat kebutuhan akan lapangan kerja menjadi semakin mendesak, khususnya bagi para pencari kerja dari kalangan usia produktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjawab kondisi tersebut, perusahaan garmen milik investor asal Jepang yang berlokasi di Desa Mekarwangi ini kembali membuka kesempatan kerja melalui program open rekrutmen tenaga kerja di bidang menjahit.
Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi. Tercatat tidak kurang dari seribu orang pelamar dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam proses seleksi tersebut.
Namun, karena keterbatasan kuota, hanya sekitar seratus orang yang akhirnya dinyatakan lolos dan resmi bergabung sebagai karyawan baru.
Tingginya jumlah pelamar ini menjadi gambaran nyata betapa sulitnya kondisi lapangan pekerjaan saat ini, sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan PT HINI DAIKI INDONESIA benar-benar menjadi harapan bagi masyarakat.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam membantu mengurangi angka pengangguran di daerah, sekaligus memberikan harapan baru bagi generasi muda yang tengah berjuang mendapatkan pekerjaan.
Apresiasi datang dari tokoh pemuda Cisayong, Ade Rohmat yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Desa Mekarwangi.
Ia menilai bahwa kehadiran PT HINI bukan sekadar membuka lapangan kerja, tetapi juga menjadi “penyelamat” bagi generasi muda di tengah kondisi sulit saat ini, terlebih setelah banyak warga kehilangan pekerjaan pasca Lebaran.
Menurut Ade Rohmat, banyak pemuda yang sebelumnya kebingungan mencari pekerjaan kini memiliki kesempatan untuk berkarya dan meningkatkan taraf hidup mereka.
Ia menegaskan bahwa perusahaan telah memberikan dampak sosial yang signifikan, terutama dalam menekan potensi pengangguran dan permasalahan sosial yang kerap muncul akibat minimnya peluang kerja.
“PT HINI telah menjadi harapan nyata bagi pemuda di Cisayong. Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi tentang masa depan generasi muda yang kini lebih terarah, apalagi di tengah kondisi pasca Idul Fitri seperti sekarang,” ungkapnya, Selasa (14/04).
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi sistem rekrutmen yang diterapkan perusahaan yang dinilai transparan dan adil. Selama ini, proses penerimaan karyawan dilakukan secara terbuka dengan mengutamakan masyarakat setempat sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Hal ini turut memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Kepercayaan publik terhadap perusahaan pun terus terjaga karena adanya keterbukaan serta komitmen untuk memberdayakan warga lokal.
Senada dengan hal tersebut, tokoh masyarakat Mekarwangi, Septyan Hadinata juga menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan PT HINI DAIKI INDONESIA.
Ia menilai bahwa perusahaan tersebut telah memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja.
Di saat banyak perusahaan lain terdampak oleh gejolak ekonomi global, bahkan sebagian harus mengurangi tenaga kerja pasca Idul Fitri.
Tapi PT HINI justru mampu bertahan dan tetap eksis, bahkan terus membuka peluang kerja baru. Hal ini menunjukkan komitmen dan kekuatan manajemen perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi.
“Keberadaan PT HINI adalah bukti bahwa investasi yang dikelola dengan baik dan didukung oleh hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat akan mampu bertahan bahkan berkembang,” ujar Septyan.
“Kami atas nama warga masyarakat mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi PT HINI DAIKI INDONESIA yang telah memberikan dampak positif bagi lingkungan, khususnya dalam membuka lapangan kerja. Semoga perusahaan ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ucapnya
Menambah gambaran nyata dampak perusahaan bagi masyarakat, salah seorang warga yang diterima bekerja, Dede Keling (28), mengaku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari perusahaan tersebut.
Warga Kampung Langkob, Desa Mekarwangi itu sebelumnya sempat menganggur pasca pandemi COVID-19 setelah perusahaan garmen tempatnya bekerja dahulu terpaksa tutup.
Setelah itu, ia menjalani berbagai pekerjaan serabutan, mulai dari buruh lepas hingga menjadi pengantar paket demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa diterima di PT HINI. Apalagi kondisi sekarang setelah Lebaran banyak yang susah cari kerja. Ini sangat membantu untuk kehidupan saya dan keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengaku bahwa proses seleksi yang dilakukan perusahaan berjalan terbuka dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua pelamar, khususnya warga sekitar.
Kisah Dede menjadi salah satu bukti nyata bahwa kehadiran PT HINI DAIKI INDONESIA bukan hanya sekadar investasi, tetapi juga solusi konkret bagi masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi, terutama di masa sulit pasca Idul Fitri.
Dengan kondisi tersebut, PT HINI DAIKI INDONESIA diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi lokal serta inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Kedepan, sinergi antara investor, masyarakat, dan pemerintah diharapkan semakin kuat agar iklim investasi di Cisayong tetap kondusif.
Hubungan baik antara warga dan perusahaan, terutama melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, menjadi kunci utama agar investasi seperti PT HINI dapat terus eksis dan berkembang, sekaligus menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
![]()
Penulis : Ist
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan