Hasil Investigasi Lapangan, PT Bartim Coalindo Klaim Penuhi Kewajiban Lingkungan

Kamis, 2 April 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Sorotan publik terhadap dugaan pencemaran Sungai Munte oleh PT Bartim Coalindo mulai menemukan titik terang.

Setelah sebelumnya mencuat di media dan ditindaklanjuti dengan inspeksi mendadak oleh Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup, ditemukan adanya kerusakan lingkungan yang memicu perhatian luas.

Pemerintah daerah pun saat itu mengeluarkan sejumlah rekomendasi tegas yang wajib dipenuhi perusahaan sebagai langkah pemulihan lingkungan.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan tim MNP pada Kamis (2/4/2026), PT Bartim Coalindo disebut telah menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Perusahaan kini membangun tujuh kolam pengelolaan air limbah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

Di lokasi, kondisi air di beberapa kolam terpantau relatif jernih, bahkan terlihat adanya biota seperti ikan gabus yang hidup di dalamnya ,ini merupakan indikasi awal membaiknya kualitas air.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Bartim Coalindo, Ian menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan kewajiban lingkungan sebagaimana diatur pemerintah.

“Perusahaan sudah memenuhi kewajiban terkait lingkungan hidup sesuai aturan yang berlaku. Saat ini kondisi di lapangan sudah berjalan baik,” ujarnya.

Tim investigasi wartawan MNP saat itu sidak di PT Bartim Coalindo

Ia juga menjelaskan bahwa sistem pengelolaan air (treatment) kini dilakukan secara rutin setiap hari dengan mengacu pada baku mutu air yang ditetapkan.

Perbaikan tersebut mencakup penataan area operasional serta penguatan sistem pengendalian dampak lingkungan yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat.

Meski demikian, hasil investigasi juga menyoroti pentingnya pengawasan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak independen.

Hal ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya bersifat sementara, melainkan konsisten dalam jangka panjang.

Ian berharap ke depan hubungan antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dapat berjalan lebih harmonis.

“Kami berharap bisa bersinergi, sehingga keberadaan perusahaan memberikan manfaat tanpa mengabaikan aspek lingkungan,” tambahnya.

Di sisi lain, sejumlah warga berharap perbaikan yang dilakukan benar-benar berkelanjutan dan tidak berhenti pada momentum sorotan publik semata.

Mereka menekankan pentingnya transparansi serta keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan kedepan.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dari Ruang Redaksi ke Kampus, SWI dan UMJ Bangun Masa Depan Wartawan Indonesia
Pelayanan DLH Enrekang Amburadul: Sampah Tak Diangkut, Warga Buang Sembarangan di BNI dan Pasar
Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Warga Desa Tambak Galang Dana, Siapkan Perlombaan
Jaga Kesehatan, Ibu-ibu RT 02/RW 01 Desa Tambak Rutin Olahraga Bola Voli 
Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton Jagung
TMMD Ke-129, Kodim Tasikmalaya dan PLN Pasang KWH Listrik untuk Warga Parungponteng
Sempat Tutup Dua Minggu, Togel di Batang Asam Kembali Buka: Ada Apa APH Polres Tanjabbar?
Pasca Identifikasi Tim INAFIS, Misteri Mayat di Tol KM 306 Pemalang Akhirnya Terkuak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Dari Ruang Redaksi ke Kampus, SWI dan UMJ Bangun Masa Depan Wartawan Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Pelayanan DLH Enrekang Amburadul: Sampah Tak Diangkut, Warga Buang Sembarangan di BNI dan Pasar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Warga Desa Tambak Galang Dana, Siapkan Perlombaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Jaga Kesehatan, Ibu-ibu RT 02/RW 01 Desa Tambak Rutin Olahraga Bola Voli 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton Jagung

Berita Terbaru

Berita terbaru

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton Jagung

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:21 WIB