BPN Kota Tasikmalaya Minta Masyarakat Manfaatkan Program PTSL

Jumat, 24 November 2023 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Tasikmalaya menggelar Penyuluhan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) Tahun 2023 di Kel Sukajaya Kec Bungursari.

Nampak hadir, Sekmat Bungursari, Lurah Sukajaya, RT RW, Ibu kader dan masyarakat Kelurahan Sukajaya, Jumat (24/11/2023).

Dalam pemaparannya, Sekretaris Camat Bungursari Yedi menekankan pentingnya dalam proses pengukuran bersama pihak BPN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awas dalam pengukuran itu wajib menghadirkan pemilik batas tanah kita, karena kalau salah ukur kedepannya akan jadi permasalahan,” tegas Yedi.

Sekmat berharap, warga bisa memanfaatkan peluang program PTSL, sebagai bentuk kepemilikan yang sah secara hukum.

“Semoga nantinya, sertifikat dari PTSL bisa membawa manfaat kepada masyarakat,” ungkap Yedi.

Ditempat sama, Nandang selaku Wakil Ketua Kepanitiaan Fisik PTSL BPN Kota Tasikmalaya menerangkan tentang aturan program PTSL. Pemerintah wajib mendaftarkan tanah masyarakat agar memiliki sertifikat.

Dijelaskan Nandang, sertifikat tanah adalah kepemilikan yang sah dimata hukum, untuk itu dirinya meminta kepada hadirin yang datang ke penyuluhan PSTL agar mensosialisasikan lagi kepada masyarakat.

“Ayo manfaatkan kesempatan program ini, belum tentu tahun mendatang bisa ada lagi PTSL, karena biasanya beda pemerintahan bisa beda lagi programnya,” pinta Nandang.

Namun, dirinya berpesan, sebelum mendaftar PSTL, jika tanahnya masih bersengketa atau masih memiliki ahli waris yang harus dibagikan agar segera membereskan dulu.

“Karena akan menghambat proses pembuatan sertifikat. Bereskan dulu saja, jangan ketika daftar PTSL, tapi malah jadi masalah,” tandas Nandang.

Dia pun menginformasikan kepada masyarakat, sekarang ada aplikasi terkait sertifikat tanah. “Sebab kedepannya tahun 2025, BPN dituntut ke pelayanan secara elektronik,” tutup Nandang.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

28 Warga Miskin di Teluk Sungkai Kehilangan PKH, Diduga Terindikasi Judol
Progres Positif Penanganan ATS: 2.764 Anak di Kota Tasikmalaya Kembali Sekolah
Terobosan SDN 2 Awipari: Berdayakan Guru PAI Lokal Jadi Penceramah Maulid Nabi
Bocornya Potensi PAD: Komisi III DPRD Sentil Karut-Marut Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya
Dari Rontgen Hingga CKG, Ratusan WBP Rutan Pemalang Antusias Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Jalan Ternate Jadi Jalur Alternatif Favorit Warga di Tengah Cuaca Ekstrem
Fenomena Unik Pilkades Pemalang, Emak-Emak Desa Sungapan Patungan Duit Dukung Waindun
Hadir di Rakercab DPC Peradi, Dekan FH Unsa Makassar Perkuat Sinergi Cetak Advokat Kompeten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:14 WIB

28 Warga Miskin di Teluk Sungkai Kehilangan PKH, Diduga Terindikasi Judol

Selasa, 1 September 2026 - 19:27 WIB

Progres Positif Penanganan ATS: 2.764 Anak di Kota Tasikmalaya Kembali Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 16:56 WIB

Terobosan SDN 2 Awipari: Berdayakan Guru PAI Lokal Jadi Penceramah Maulid Nabi

Selasa, 1 September 2026 - 16:35 WIB

Bocornya Potensi PAD: Komisi III DPRD Sentil Karut-Marut Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya

Selasa, 1 September 2026 - 16:27 WIB

Dari Rontgen Hingga CKG, Ratusan WBP Rutan Pemalang Antusias Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terbaru