Warga Heran Pemkot Tasikmalaya Pilih Perbaiki ‘Batu Andesit’ daripada Jembatan Amblas

Minggu, 15 Juni 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Warga Kp Bantar Gedang RT 01 RW 02 kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari merasa heran dengan sikap apatis Pemkot Tasikmalaya.

Pasalnya, jembatan di kawasan tersebut sudah lama mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan perbaikan pemerintah daerah.

Kondisi ini memaksa warga untuk bekerja sama gotong royong membuat jembatan dari bahan kayu dan bambu sementara, agar bisa diakses oleh warga dan pengendara motor yang lewat.

Kerusakan jembatan yang telah berbulan-bulan ini belum ada tanggapan nyata dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, padahal kondisinya susah retakan besar dan jebol, bahkan kerangka penyangga pun mulai lapuk.

Tentunya dengan kondisi seperti itu, mengganggu aktivitas sehari-hari warga setempat yang bekerja dan maupun keperluan lainnya.

YangYang Kurniawan (38) yang akrab disapa Uyung Ketua RT RT 02 RW 08 kelurahan Sukamulya Kecamatan Bungursari membenarkan jika jembatan ini sudah berbulan-bulan, tapi masih belum diperbaiki.

“Dulu sempat banyak yang datang dari Pemerintahan melihat kondisi jembatan ini, malahan kami sudah mengajukan proposal ke pemerintah setempat untuk segera diperbaiki, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan sama sekali,” ujarnya, Minggu (15/06/2025).

Uyung mengaku heran dengan keputusan Pemkot Tasikmalaya yang kemarin malah membongkar batu andesit lalu diganti dengan Hotmix di depan Masjid Agung.

“Sangat disayangkan, padahal menurut saya jembatan ini yang lebih urgent dan harus segera diprioritaskan, karena untuk kepentingan akses jalan masyarakat setempat, sehingga tidak perlu repot memutar arah lebih jauh lagi,” cetus Uyung.

Dirinya berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Dinas terkait secepatnya bisa menanggapi permasalahan ini, jangan sampai berlarut-larut.

“Kasihan warga setempat dan warga lainnya yang suka melintas memotong jalan kesini,” pungkas Uyung.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sita 1.075 Ml Cairan Haram, Polres Pemalang Ringkus Dua Produsen Ganja Sinte
Camat Karusen Janang Geram! PT Anglo Eastern Plantations Plc Diduga Bebaskan Lahan Diam-diam 
Modal Gotong Royong Tanpa Anggaran: Bungursari Tancap Gas Siapkan HUT RI dan Tasik Gemas
Diduga Tak Transparan, Warga Pertanyakan Pengelolaan Dana BUMDESMA Sejahtera Bersama Rp240 Juta
Buntut Terbit Sertifikat Lahan Sempadan di Cibunigeulis, DPMPTSP: Kios Belum Berizin, Dorong Cek Lapangan
Diduga Langgar Regulasi Perizinan Air Tanah dan RTH, Dua RSUD di Kota Tasikmalaya Diberi Tenggat 14 Hari
Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan
Bupati Bogor Diduga Masuk Pusaran Konflik Kebenaran Lawan Kebatilan Manipulator Pasar Citeureup 2?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Sita 1.075 Ml Cairan Haram, Polres Pemalang Ringkus Dua Produsen Ganja Sinte

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

Camat Karusen Janang Geram! PT Anglo Eastern Plantations Plc Diduga Bebaskan Lahan Diam-diam 

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:48 WIB

Modal Gotong Royong Tanpa Anggaran: Bungursari Tancap Gas Siapkan HUT RI dan Tasik Gemas

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02 WIB

Diduga Tak Transparan, Warga Pertanyakan Pengelolaan Dana BUMDESMA Sejahtera Bersama Rp240 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:19 WIB

Buntut Terbit Sertifikat Lahan Sempadan di Cibunigeulis, DPMPTSP: Kios Belum Berizin, Dorong Cek Lapangan

Berita Terbaru