TASIKMALAYA, MNP — Pemerintah Kecamatan Bungursari bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Puskesmas, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar musyawarah lintas sektor, Selasa (28/07).
Kegiatan tersebut guna mematangkan persiapan Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia dan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Tasik Gemas).
Ketua DPC LPM Kecamatan Bungursari, Aan Rukiman, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan peran setiap elemen dalam menyukseskan rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hasil kegiatan tadi mencakup beberapa hal yang perlu dimusyawarahkan bersama antara LPM, pihak Kelurahan, Kecamatan, hingga tamu undangan dari SPPG. Terkait nominal anggaran, bismillah, LPM siap ikut berpartisipasi, begitu pula partisipasi dari pihak SPPG,” ujar Aan.
Selain pembahasan HUT RI, momentum musyawarah ini juga dimanfaatkan oleh para petani lokal yang tergabung dalam Gapoktan.
Mereka berharap komoditas hasil pertanian dari Bungursari dapat terserap langsung oleh 8 dapur SPPG yang ada di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, respon dari SPPG dan tim Satgas cukup positif. Mudah-mudahan ke depan para petani Bungursari bisa menjadi penyuplai resmi bahan baku sesuai kebutuhan dapur SPPG,” tambah Aan.
Koordinator SPPG Kecamatan Bungursari, Irvan Nadura, menyambut baik sinergi antar-lembaga ini.
Menurutnya, koordinasi menyeluruh sangat dibutuhkan agar kegiatan kemasyarakatan seperti Tasik Gemas dan peringatan HUT RI dapat berjalan optimal dan menjadi wadah berkumpulnya warga.
Lanjut Irvan, pihak kecamatan dan LPM meminta partisipasi SPPG dalam penyediaan extra fooding atau makanan pendamping—seperti bubur kacang, bubur sumsum, hingga telur rebus—setelah kegiatan senam bersama setiap akhir minggu di akhir bulan.
“Alhamdulillah, para mitra dapur sudah menyetujui dan sepakat untuk mengupayakannya. Untuk peringatan HUT RI, bentuk kontribusi SPPG akan disesuaikan melalui koordinasi konsumsi bersama ketua pelaksana,” terang Irvan.
Dukungan senada disampaikan oleh Perwakilan Mitra Dapur, Aris Sandi. Pihaknya siap menjalankan hasil kesepakatan terkait kegiatan rutin Tasik Gemas, sementara untuk bentuk partisipasi pada acara 17 Agustus akan dimusyawarahkan lebih lanjut bersama para mitra.
Camat Bungursari, Sodik Sunandi, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi fondasi penting untuk menjalankan program rutin Tasik Gemas di minggu ke-4 setiap bulannya.
Kegiatan tersebut akan diisi dengan senam bersama, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan skrining kesehatan gratis bagi ASN maupun masyarakat umum.
Yang paling penting kata Sodik, adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan. Kami menghadirkan tenaga medis dari tiga puskesmas untuk melayani CKG (Cek Kesehatan Gratis).
“Kegiatan ini berjalan tanpa anggaran khusus, melainkan murni dari membangun partisipasi dan gotong royong bersama LPM, puskesmas, hingga teman-teman mitra dapur,” jelas Sodik.
Dirinya menambahkan, pada puncaknya di hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang, Bungursari juga akan menggelar pawai alegoris dan karnaval budaya.
“Event ini dirancang sebagai ajang unjuk potensi wilayah dan kreasi seni dari masing-masing kelurahan di Kecamatan Bungursari,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Mon
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan