Gandeng Dunia Kampus, Warga Binaan Lapas Cipinang Ikuti Pelatihan Wirausaha

Minggu, 15 Juni 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus perkuat program pembinaan kemandirian Warga Binaan dengan menggandeng dunia akademik.

Kali ini, Lapas Cipinang bekerja sama dengan Universitas Budi Luhur dalam penyelenggaraan pelatihan bertajuk “Pengembangan Wirausaha Berkelanjutan Melalui Produk Inovatif Ramah Lingkungan

Pelatihan ini difokuskan pada pembuatan lilin aromaterapi, sebagai keterampilan bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh Warga Binaan setelah bebas.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), Agus Andrianto, khususnya pada aspek pemberdayaan Warga Binaan melalui pelatihan keterampilan produktif.

Puluhan Warga Binaan antusias mengikuti pelatihan yang dibimbing langsung oleh mahasiswa dari Program Studi Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Studi Global, Universitas Budi Luhur.

Selain belajar teknik pembuatan lilin aromaterapi, peserta juga mendapat pembekalan dasar-dasar kewirausahaan seperti perencanaan usaha, manajemen produksi, dan pemasaran produk.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan bahwa warga binaan di Lapas mendapatkan dua jenis pembinaan, yakni pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian.

Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ini termasuk dalam pembinaan kemandirian yang selama ini menjadi bagian dari program Bidang Kegiatan Kerja.

Sebagai bentuk optimalisasi, kegiatan kali ini diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan, khususnya Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, melalui kolaborasi dengan dunia kampus.

Wachid Wibowo menyebut, kerja sama dengan dunia kampus menjadi langkah strategis dalam mengembangkan pola pembinaan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang benar-benar bisa diterapkan dalam kehidupan nyata,” kata Wachid Wibowo, Minggu (15/06/2025).

Dijelaskan, lilin aromaterapi adalah produk kreatif yang memiliki nilai jual dan ramah lingkungan, sehingga dapat menjadi bekal untuk wirausaha setelah bebas.

“Ini sejalan dengan semangat pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan,” tegasnya, Wachid Wibowo.

Senada dengan hal itu, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Endi Budi, menjelaskan bahwa keterampilan pembuatan lilin aromaterapi yang ramah lingkungan sangat relevan dengan tren industri kreatif saat ini.

Pelatihan ini, menurutnya, menjadi lebih tepat sasaran karena dikembangkan bersama mahasiswa yang memahami kebutuhan dan dinamika pasar kekinian.

“Keterampilan yang diajarkan diharapkan dapat langsung diterapkan dan diserap oleh masyarakat, sehingga proses reintegrasi sosial warga binaan benar-benar membawa dampak positif dan berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, salah satu instruktur pelatihan dari mahasiswa Universitas Budi Luhur, Intan, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat belajar para peserta.

“Warga Binaan sangat antusias dan teliti dalam setiap proses pembuatan. Kami berharap keterampilan ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk merintis usaha mandiri di masa depan,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, Lapas Kelas I Cipinang kembali tegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang berdampak nyata.

Kolaborasi dengan dunia kampus menjadi wujud sinergi yang memperkuat arah pemasyarakatan modern—bukan sekadar menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menghadirkan pendidikan dan keterampilan yang relevan bagi masa depan Warga Binaan.

Ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat, di mana setiap program dirancang untuk menghasilkan individu yang lebih siap berkontribusi secara positif setelah bebas, sehingga reintegrasi sosial dapat berjalan lebih optimal, inklusif, dan berkelanjutan.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sidak Senpi di Pakpak Bharat, Tim Divpropam dan Slog Polri Tidak Temukan Pelanggaran Prosedur
Semangat Kebersamaan Awali Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Meranti
Peluang Emas, Pemerintah Buka Lowongan Posisi Manager Kopdes, Lolos Seleksi Jadi Pegawai BUMN 
Fasilitas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata
Lantik Pejabat Baru, Kalapas Kendal Ingatkan Jaga Integritas dan Profesionalitas
Kapolres Pakpak Bharat Pimpin Sertijab Kasat Narkoba dan Kapolsek Salak
Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakor Virtual, Kemendagri Instruksikan Percepatan Data Huntap Korban Bencana
Profil APJATEL: Wadah Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia Sejak 2015

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:31 WIB

Sidak Senpi di Pakpak Bharat, Tim Divpropam dan Slog Polri Tidak Temukan Pelanggaran Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 20:07 WIB

Semangat Kebersamaan Awali Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Meranti

Kamis, 16 April 2026 - 18:44 WIB

Peluang Emas, Pemerintah Buka Lowongan Posisi Manager Kopdes, Lolos Seleksi Jadi Pegawai BUMN 

Kamis, 16 April 2026 - 18:39 WIB

Fasilitas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata

Kamis, 16 April 2026 - 18:27 WIB

Lantik Pejabat Baru, Kalapas Kendal Ingatkan Jaga Integritas dan Profesionalitas

Berita Terbaru