Tasikmalaya, MNP – Setelah berbulan-bulan keluhan warga diabaikan, Jembatan Bantar Gedang di Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, akhirnya ditutup total untuk perbaikan mulai Rabu (01/10/2025).
Proyek rehabilitasi yang didanai APBD Kota Tasikmalaya senilai Rp 394.238.000 ini dijadwalkan selesai dalam 90 hari kalender.
Namun, proses perbaikan jembatan ini memicu dugaan kejanggalan karena sikap tertutup dari pihak pelaksana dan pengawas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat dipantau di lokasi, sejumlah pekerja dari pihak vendor terlihat tengah melakukan rehabilitasi. Namun, mereka menolak memberikan keterangan detail terkait pekerjaan.
“Saya hanya suruhan dari perusahaan. Kalau ada media atau LSM yang menanyakan, langsung saja ke atasan saya berinisial H,” ujar salah seorang pekerja.
Sikap serupa ditunjukkan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya selaku pengawas lapangan.
Pertanyaan awak media mengenai pagu anggaran dan spesifikasi bahan yang digunakan tidak dijawab secara transparan. “Itu kan sudah ada di papan informasi,” jawab pihak vendor saat didesak.
Meskipun salah seorang pekerja sempat mencoba mencairkan suasana dengan menawarkan kopi, sikap tertutup ini menimbulkan dugaan adanya kejanggalan dalam proyek yang menelan biaya hampir Rp 400 juta tersebut.
Publik berharap proyek yang telah lama dinanti warga ini dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan mengedepankan prinsip transparansi.
![]()
Penulis : DK
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan