Camat Batang Asam Bungkam, Polemik BUMDes Desa Lubuk Bernai Kembali Disorot

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG JABUNG BARAT, MNP -Polemik terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, kembali menjadi sorotan publik.2 Agustus 2026

Hingga Minggu (2/8/2026), Camat Batang Asam, Drs. Junaidi, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan awak media melalui pesan WhatsApp terkait perkembangan pengelolaan BUMDes, khususnya program usaha ayam petelur.

Sebelumnya, setelah pemberitaan awal terbit, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Muhammad Nasir, S.IP., diketahui menghubungi Kepala Desa Lubuk Bernai dan Camat Batang Asam.

Awak media kemudian kembali meminta konfirmasi kepada Dinas PMD mengenai sejauh mana penanganan terhadap program BUMDes ayam petelur Desa Lubuk Bernai, mengingat sebelumnya persoalan tersebut telah menjadi perhatian masyarakat.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Desa Lubuk Bernai, Fauzi, pernah memberikan keterangan melalui WhatsApp sebagai berikut:

“Mohon maaf sebelumnya pak, kalau untuk tahun 2025 saya tidak tahu. Saya menjadi Kades PAW dan dilantik pada tanggal 16 Februari 2026. Untuk tahun 2025 saya tidak bisa menjelaskan,” kelas Fauzi.

Namun, setelah berita pertama dipublikasikan, awak media kembali berupaya meminta klarifikasi kepada Kepala Desa Fauzi melalui WhatsApp.

Upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena nomor awak media dilaporkan telah diblokir sehingga konfirmasi lanjutan tidak dapat dilakukan.

Sejumlah warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kecewa dan berharap adanya keterbukaan informasi mengenai pengelolaan BUMDes Desa Lubuk Bernai.

Mereka mempertanyakan realisasi program ayam petelur yang disebut bersumber dari anggaran ketahanan pangan Tahun 2025 sebesar Rp244.550.000.

Warga juga mempertanyakan apakah pelaksanaan program, termasuk pengadaan ayam petelur, telah sesuai dengan dokumen pertanggungjawaban (SPJ).

Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan pembuktian oleh instansi yang berwenang.

Selain itu, masyarakat menilai perlu adanya penjelasan yang lebih rinci mengenai kondisi BUMDes, mengingat Kepala Desa saat ini menyatakan tidak mengetahui secara detail pelaksanaan program tahun 2025 karena baru menjabat sebagai Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Februari 2026.

Masyarakat berharap Dinas PMD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemerintah Kecamatan Batang Asam, serta instansi terkait segera memberikan penjelasan terbuka mengenai hasil pembinaan maupun pengawasan terhadap BUMDes Desa Lubuk Bernai, sehingga seluruh informasi dapat disampaikan secara transparan dan tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Camat Batang Asam, Kepala Desa Lubuk Bernai, maupun Dinas PMD Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum memberikan keterangan tambahan atas konfirmasi lanjutan yang disampaikan awak media.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK
Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu
Wabup Tasikmalaya Soroti Tata Kelola BUMDes, Transparansi Keuangan dan Profesionalisme Pengurus Jadi Perhatian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:24 WIB

Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan

Berita Terbaru