Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP — Pemerintah Kabupaten Garut menyambut kedatangan 10 warga Garut yang selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Virgo 8 di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (17/9/2026).

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, dari 10 korban yang baru tiba, terdapat satu orang yang memerlukan perhatian medis lebih mendalam. Secara umum, kondisi para korban aman.

Namun, Pemkab Garut tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk mengantisipasi adanya gangguan kesehatan, khususnya kondisi kesehatan bagian dalam.

Selain kesehatan fisik, aspek psikologis para korban juga menjadi perhatian Pemkab Garut. Pasalnya, masih terdapat 10 warga Garut lainnya yang belum ditemukan.

Para korban selamat juga tinggal di lingkungan yang sama sehingga kepulangan mereka ke rumah masing-masing untuk sementara ditahan.

“Jadi kalau kejadian sekaligus banyak ini mungkin bisa menimbulkan rasa menyentuh rasa keprihatinan mereka, jadi kita tahan dulu disini, nanti kira-kira sudah agak malam supaya lebih tenang mereka kembali ke rumahnya masing-masing. Karena mereka juga mau pulang,” tutur Syakur.

Syakur menerangkan, berdasarkan data yang diterima Pemkab Garut, total keseluruhan korban dalam peristiwa tersebut berjumlah 23 orang.

Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan warga asal Garut, tetapi telah ber-KTP Cianjur. Dengan demikian, pendataan yang ditangani langsung oleh Pemkab Garut menyangkut 22 orang.

“Jadi semuanya 12 orang (yang sudah terkonfirmasi), masih ada 10 yang sedang kita tunggu. Data yang kita miliki semuanya dan kita juga melakukan pengecekkan, sekarang kita juga cek semuanya data-data kependudukannya,” lanjutnya.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Garut akan membentuk tim terpadu yang melibatkan Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan Dinas Sosial.

Tim tersebut disiapkan untuk memberikan pemulihan kepada para korban agar dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Nanti kita akan bikin tim terutama Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Dinsos supaya mereka mendapatkan pemulihan segera, supaya nanti beraktivitas kembali, karena menurut saya mereka kemungkinan besar mengalami trauma,” tandasnya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan
Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA
TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 
Tanggapi Berita Paguyuban Online Bersatu, Maxim Indonesia Buka Suara Terkait Tarif dan Komisi
Kasus Curat Mobil Pantai Sanggar Beach: Buron 6 Bulan, BH Diciduk Kunci Duplikat Disita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WIB

Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Berita Terbaru

Berita terbaru

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:37 WIB