BARITO TIMUR, MNP – Oknum karyawan PT Sapta Indrasejati (SIS), kontraktor dari PT Adaro Indonesia, diduga memalsukan tanda tangan bawahannya pada dokumen internal perusahaan.
Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, oknum berinisial HT yang menjabat sebagai pengawas diduga menandatangani sejumlah berkas administrasi atas nama bawahannya tanpa persetujuan.
Dugaan tersebut mencuat setelah dilakukan pengecekan ulang dokumen oleh internal perusahaan dan ditemukan perbedaan tanda tangan yang mencolok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu karyawan yang namanya tercantum dalam dokumen tersebut mengaku tidak pernah menandatangani berkas dimaksud. Ia juga menyatakan tidak pernah memberikan kuasa kepada siapa pun untuk menandatangani atas namanya.
“Saya tidak pernah menandatangani dokumen itu dan tidak pernah memberi izin kepada siapa pun. Saya berharap persoalan ini diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya singkat, Sabtu (21/02).
Sejumlah karyawan menyayangkan dugaan tindakan tersebut. Mereka menilai, jika benar terjadi, perbuatan itu melanggar etika kerja dan berpotensi berdampak hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT SIS belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut.
Namun, sumber internal menyebutkan perusahaan tengah melakukan penelusuran dan klarifikasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Apabila terbukti, tindakan tersebut dapat dikenai sanksi sesuai peraturan perusahaan dan ketentuan hukum yang berlaku.
![]()
Penulis : Yulius Yartono
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan