Skandal Koperasi di Mangkubumi: Warga Tiba-tiba Ditagih Utang, Padahal Tak Pernah Pinjam

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dugaan praktik pemalsuan dokumen kembali mencoreng dunia perkoperasian di Kota Tasikmalaya.

Kali ini, Koperasi Kemuning yang berlokasi di wilayah Mangkubumi diduga telah memalsukan dokumen milik seorang warga, Maesaroh (55), warga Gorogol, Mangkubumi, untuk keperluan pinjaman yang tidak pernah diajukan.

Kasus ini mencuat setelah Maesaroh menerima tagihan pembayaran dari pihak koperasi, padahal ia mengaku sama sekali tidak memiliki pinjaman atau urusan keuangan dengan lembaga tersebut.

“Ibu saya tidak pernah meminjam uang di koperasi mana pun. Tapi tiba-tiba datang tagihan dari Koperasi Kemuning yang menyatakan ibu punya kewajiban melunasi pinjaman,” ungkap AR, anak Maesaroh, kepada awak media, Senin (6/10/2025).

AR menambahkan, peristiwa ini membuat kondisi rumah tangga ibunya terguncang

“Sejak kejadian itu, suasana di rumah jadi tidak tenang. Keluarga kami merasa dirugikan secara moral dan mental. Kami akan membawa kasus ini ke ranah hukum agar ada kejelasan dan keadilan,” tegasnya.

Pihak keluarga menduga ada oknum yang dengan sengaja menggunakan identitas Maesaroh untuk mencairkan pinjaman.

Dugaan kuat mengarah pada praktik manipulasi data oleh pihak internal koperasi. Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan resmi yang tuntas dari pihak Koperasi Kemuning.

Saat dikonfirmasi media, Kepala Cabang Koperasi Kemuning, Edu Sembiring, memberikan pernyataan yang mengejutkan. Ia mengaku tidak bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Itu bukan tanggung jawab saya. Kepala cabang sebelumnya sudah diberhentikan. Saya baru menjabat dan sedang melakukan pembenahan,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya di kalangan warga dan pemerhati koperasi.

Pasalnya, meski mengaku baru menjabat, Edu dinilai tetap memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan operasional koperasi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.

Sejumlah pihak mendesak agar Dinas Koperasi dan UKM Kota Tasikmalaya segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap Koperasi Kemuning.

“Jangan sampai praktik-praktik seperti ini terus terjadi dan mencoreng citra koperasi yang seharusnya menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Kasus dugaan pemalsuan dokumen ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas koperasi, khususnya yang bergerak di sektor simpan pinjam.

Transparansi dan akuntabilitas lembaga menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tidak semakin luntur.

Dengan adanya langkah hukum dari keluarga korban, publik kini menunggu bagaimana proses ini akan berjalan dan sejauh mana pihak berwenang berani menindak tegas bila benar terjadi pelanggaran hukum dalam tubuh Koperasi Kemuning.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan
Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK
Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terbaru