Tasikmalaya, MNP – Bukan omong kosong belaka, Forum Demokrasi Masyarakat Madani (FORDEM) menggelar audiensi dengan Bupati yang diwakili Asep Gunadi Asisten Daerah II Setdakab Tasikmalaya.
Audiensi ini untuk membuktikan jika FORDEM tidak main main mempersoalkan terkait maraknya Tower liar di Kabupaten Tasikmalaya namun diduga kuat tidak berizin alias ilegal.
Dalam audiens ini, nampak hadir dari instansi terkait diantaranya Dinas Perijinan, bahkan pihak Inspektorat Kab. Tasikmalaya di Aula Setdakab Tasikmalaya, Jumat (31/05/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun disayangkan, perwakilan Dinas PUTRLH yang notabene memiliki peran penting terkait tower malah tidak kunjung datang sampai audiensi selesai.
Asep Gunadi Asisten Daerah III mewakili Bupati Tasikmalaya mengaku sangat mengapresiasi dengan pergerakan yang dilakukan FORDEM karena bisa menjadi salahsatu upaya perbaikan dalam pelayanan.
“Saya apresiasi setinggi-tingginya, dimana aspirasi yang disampaikan merupakan bagian dari progres kita untuk melakukan progres lanjutan dalam upaya perbaikan pelayanan izin, khususnya menara telekomunikasi,” ujar Asep Gunadi.
Pemerintah mengaku, kekurangan pasti ada akan tetapi harus dimaklumi bahwa hari ini di dalam audiensi belum ada kesimpulan. Karena memang ada yang sedang berjalan dan sedang berproses yaitu pemeriksaan khusus di Inspektorat.
“Oleh karena itu apa yang sudah dilakukan hari ini oleh semua pihak mudah-mudahan menjadi bagian dan komitmen kita dalam upaya perbaikan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Disinggung ketidakhadiran dari Dinas PUTRLH, Gunadi hanya menyampaikan itu akan menjadi catatan.
“Saya kira menjadi catatan kami dan tadi juga dari Inspektorat sudah mengetahui dengan alasan bahwa dari PUTRLH sedang dinas luar dan petugas juga sedang sakit,” jelas Asep Gunadi.
“Kita mencoba memahami itu akan tetapi dibalik semua itu semuanya sedang berjalan karena, nanti di riksus akan ketemu nanti pada saat inspektorat bekerja dengan profesional,” tambahnya lagi.
Di tempat sama Wakil Ketua FORDEM Ade Gunawan mengatakan pihaknya merasa tidak puas, apalagi dinas PUTRLH yang posisinya sangat penting tidak hadir.
“Kami balik bertanya di sini, sebetulnya dengan tidak adanya PUTRLH, berarti ini ada apa? berarti kan sudah jelas indikasinya kearah mana. Teman-teman juga sudah bisa membacalah,” cetusnya.
Adapun kata Ade Gunawan, untuk langkah selanjutnya FORDEM akan melakukan aksi gerakan moral, karena merasa tidak adanya kepuasan di setiap audiens.
“Makanya kami tadi juga disampaikan, FORDEM tidak akan cukup disini, karena memang barusan itu tidak ada kepuasan. Makanya barusan kita sampaikan besok atau lusa kita juga akan masukkan surat ke Bupati Tasikmalaya,” tegasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan