Tasikmalaya, MNP – Ramchek kendaraan merupakan sebagian daripada kegiatan rutin tahunan dinas perhubungan.
Kebetulan pada kesempatan ini di hari Selasa tanggal 24 Desember 2024 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya melaksanakan ramchek tersebut.
Raden Rahmat, S.H. selaku Kepala UPTD PKB Dishub Kota Tasikmalaya mengatakan, pada intinya ramchek untuk mengecek kesiapan armada yang disiapkan oleh perusahaan untuk melayani para penumpang atau konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Khususnya notabene dari luar kota yang mau pulang untuk berlibur di hari natal dan tahun baru, walaupun sebetulnya ini harus kita laksanakan sebelum jauh jauh hari kemarin, sesuai dengan instruksi Kementrian Dinas Perhubungan, di tiap daerah kota maupun kabupaten,” jelas Raden Rahma, Selasa (24/12/2024).
Dipertanyakan terkait dengan lonjakan penumpang menjelang Liburan Nataru dari beberapa perusahaan bis yang diketahui oleh Dishub Kota Tasikmalaya, Raden Rahmat mengatakan sampai saat ini belum ada lonjakan signifikan.
“Tadi sempat kita bertanya masalah lonjakan penumpang, sampai saat ini belum ada, walaupun di hari Sabtu dan Minggu kemarin sempat ada lonjakan sampai 40% itu di pull bis Budiman. Adapun di Primajasa sendiri sampai saat ini belum ada lonjakan yang signifikan,” terang Raden Rahmat.
Pihaknya sempat menyarankan kepada awak armada seperti pengemudi, kernet dan pengurus, tolong sesuai dengan motto perusahaan yang selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan kendaraan.
Sementara, masa liburan sekolah saat ini banyak yang mengadakan study tour, menyikapi itu, Raden Rahmat mengaku sudah ada beberapa pemberitahuan dan akan melaksanakan Ramchek terhadap unit armadanya.
Sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada arahan bahwa untuk armada yang melaksanakan sperti study tour atau apapun itu minimal unitnya harus dilakukan pengecekan dulu.
“Sampai saat ini sudah ada beberapa sekolah yang masuk pemberitahuan dan terakhir kemarin ada dari salah satu SMPN Kawalu kalau gak salah ada 8 unit,” jelas Raden Rahmat.
Dishub sendiri sudah mengarahkan supaya kendaraan tersebut datang langsung, supaya chek dulu kelayakannya.
“Sampai saat ini kita belum bisa jemput bola terkait Ramchek, pasalnya kita belum punya kendaraan untuk layanan tersebut,” lanjutnya.
Di singgung dengan anggaran operasional Ramchek seperti yang dilaksanakan ke perusahaan perusahaan angkutan jalan, Raden Rahmat mengatakan tidak ada anggaran untuk hal tersebut.
“Jujur berbicara anggaran untuk pelaksanaan Ramchek seperti hari ini kita laksanakan itu benar benar tidak ada anggaran, kita melaksanakan Ramchek adalah bentuk tanggung jawab dan tugas kita di sini,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan