GAPURA dan LSM FORDEM Amankan Lahan dan Rumah, Begini Kronologisnya 

Kamis, 23 Januari 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – GAPURA dan LSM FORDEM ikut mengamankan lahan dan rumah dengan luas total 650 m² beralamat blok Cantilan Desa Sukarame Kec.Sukarame Kabupaten Tasikmalaya.

Sengketa ini sudah beberapa tahun dan sampai saat ini belum menemukan titik solusi, pasalnya ada perbedaan putusan dari pihak Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama .

Diduga permasalahan tersebut di mulai dari internal keluarga, walaupun pernah beberapa tahun kebelakang masalah tersebut naik di sidang pengadilan negeri.

Terkait dengan prihal tersebut Ormas Gapura dengan LSM FORDEM yang mempunyai tupoksi dalam Sosial Kontrol angkat bicara.

DPP Gapura Kabupaten Tasikmalaya bersama DPP LSM Fordem ikut amankan lahan dan bangunan 650 m² dari pengeksekusian Pengadilan Negeri Tasikmalaya atas dasar sebagai sosial kontrol. Hal itu mereka lakukan atas dasar putusan Pengadilan Agama Tasikmalaya No. 3371/Pdt.G/2020/PA.Tsm.

Ketua Umum DPP Gapura Kabupaten Tasikmalaya Tatang Sutarman mengatakan, bahwa tanah dan bangunan yang berlokasi di blok Cantilan Desa Sukarame Kec.Sukarame Kabupaten Tasikmalaya itu adalah masih Hak mutlak milik almarhum bapak Abdul Kodir.

“Bahkan saat inipun masih dalam penguasaan dan masih di tempati oleh para pihak ahli waris,” tutur Tatang Sutarman, Kamis (20/01/2025).

Pria yang akrab disapa Tatang Toke ini menegaskan bahwa keberadaan pihaknya di lokasi tersebut bukanlah untuk menentang dan melawan pihak penegak hukum.

“Tapi keberadaan kami semata mata adanya persoalan hukum yang belum tuntas dan belum jelas sehingga hal itu harus di selesaikan terlebih dahulu,” tegas Tatang Toke.

Sementara itu, Ade Gunawan Wakil Ketua LSM FORDEM berpendapat bahwa Keputusan Pengadilan Agama memiliki kekuatan hukum yang sama dan dijadikan dasar oleh keluarga Hak waris untuk menguasai lahan tersebut.

“Menurut keterangan keluarga Hak waris almarhum bpk H. Abdul Kodir bahwa pihaknya tidak pernah dan tidak merasa memperjualbelikan tanah dan rumah tersebut, sehingga sangat aneh saat ada pihak yang menggugat lahan tersebut,” pungkas Ade.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru