TASIKMALAYA, MNP – Penutupan resmi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Dadaha menjadi babak baru dalam upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi penampungan sampah tersebut kini akan dialihfungsikan menjadi pusat pengembangbiakan bibit pepohonan, nantinya dimanfaatkan untuk kegiatan reboisasi di berbagai lahan kritis dan gersang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh H. Sandi Lesmana, ST, M. Si Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya saat ditemui di lokasi TPS Dadaha. Senin 27 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa proses penataan kawasan telah dimulai sebagai bagian dari transformasi fungsi lahan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan.
Menurutnya, keberadaan pusat pembibitan pohon ini diharapkan mampu mendukung program penghijauan secara berkelanjutan.
Bibit-bibit yang dikembangkan nantinya akan ditanam di sejumlah titik yang membutuhkan rehabilitasi lingkungan, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mengurangi dampak perubahan iklim di wilayah Kota Tasikmalaya.
Transformasi bekas TPS menjadi kawasan produktif juga menjadi simbol perubahan paradigma pengelolaan lingkungan. Tidak hanya berfokus pada penanganan sampah, tetapi juga mengedepankan upaya pemulihan alam melalui penghijauan.
DLH Kota Tasikmalaya pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program reboisasi.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Tasikmalaya yang hijau, asri, dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.
![]()
Penulis : Arrie Heryadi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan