Butuh Saran dan Kritikan Masyarakat, Bupati Enrekang Buka Pos Aduan di Depan Rujab

Senin, 14 April 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Pemerintahan Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga  membuat Pos Lapor Bupati sebagai salah satu sarana untuk layanan pengaduan masyarakat.

Bukan tanpa alasan, Pos Lapor Bupati tersebut mengetahui apa kekurangan dan apa kelebihan serta apa keinginan dari Masyarakat Enrekang yang sedang dipimpinnya.

Bupati Enrekang menyampaikan, Pos Lapor Bupati yang ditempatkan di depan Pendopo Rumah Jabatan Bupati Enrekang ini tujuannya agar Masyarakat bisa menuliskan saran, aduan dan kritik terhadap Bupati dan wakil Bupati serta seluruh OPD.

“Intinya, saran, aduan dan kritik pada Pemerintahan yang dipimpin oleh H.Muh.Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang La Tinro,” jelas Bupati.

Pada Pos Aduan tersebut akan disiapkan kotak saran. Aduan yang ditulis bukan hanya untuk Bupati, tapi juga untuk Wakil Bupati dan Kepala Dinas lingkup Kab. Enrekang.

Dikatakan pula oleh H.Muh.Yusuf Ritangnga bahwa, Pos Lapor Bupati juga untuk memperluas ruang dengar pemerintah.

“Kita berharap masyarakat memberikan masukan atau saran dan kritik kepada Bupati lewat kotak saran yang kita buat,” ucapnya.

Pos Lapor Bupati ini akan terus terbuka hingga pukul 22.00 Wita setiap hari kerja. “Kedepan akan kita buat layanan aduan berbasis digital, melalui Media sosial, WhatsApp yang akan dikelola oleh tim Humas,” jelas Bupati.

H. Muh. Yusuf Ritangnga juga menjelaskan bahwa jika saat ini Pemerintah masih terus melakukan audit terhadap keuangan daerah dan juga tengah menyinkronkan program-program prioritas untuk segera dijalankan.

“Kita berharap setelah kondisi keuangan menuju perbaikan, kita melangkah untuk segera mewujudkan program yang sudah kita janjikan,” tutup Yusuf Ritangnga.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB