TEMPAT EKSKLUSIF, HASIL NOL? Warga Curiga Pos Lapor Bupati Enrekang Hanya Pajangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Pos Lapor Bupati pada awal launching, sebelum menghilang tanpa jejak.

Penampakan Pos Lapor Bupati pada awal launching, sebelum menghilang tanpa jejak.

ENREKANG, MNP – Hilangnya “Pos Lapor Bupati” di Kabupaten Enrekang memicu pertanyaan besar dari masyarakat.

Kanal pengaduan yang selama hampir 2 tahun digaungkan sebagai jembatan aspirasi rakyat itu kini tidak terlihat lagi.

Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait pembongkaran maupun nasib layanan tersebut.

Konfirmasi resmi telah dilayangkan sejak Selasa 4 Agustus 2026 kepada Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Enrekang.

Pertanyaan yang diajukan tegas, Apakah pembongkaran atau menghilangnya Pos Lapor Bupati karena dianggap tidak efektif atau bagaimana Pak sek?

Selain itu juga ditanyakan data keterbukaan: Setelah berjalan kurang lebih 2 tahun sudah berapa laporan yang masuk dan sudah berapa yang laporan yang ditindaklanjuti?

Jawaban singkat diterima. “Besok sy hubungiki terkait itu. Sy lagi di luar daerah juga ini ..nanti malam baru pulang…🙏”, tulis Sekretaris Kominfo.

Namun hingga Kamis 6 Agustus 2026, atau sudah 2 hari sejak janji itu, belum ada tanggapan dan penjelasan lanjutan dari pihak Kominfo. Hingga berita ini dimuat, publik masih menunggu kejelasan.

Keresahan publik semakin besar karena ada kecurigaan terkait anggaran. Warga bertanya-tanya apakah selama ini penempatan Pos Lapor Bupati dianggarkan melalui APBD.Jika iya, maka wajar publik menuntut pertanggungjawaban.

“Selama posko Lapor Bupati berdiri ada yang masuk kan laporan atau tidak, karena tempat nya juga terbilang agak eksklusif,” ujar salah seorang warga.

Lokasinya yang terkesan tertutup membuat warga ragu apakah layanan itu benar-benar mudah diakses masyarakat kecil.

Yang lebih mengganjal, Pemkab Enrekang selama 2 tahun tidak pernah membuka ke publik berapa jumlah laporan yang masuk dan berapa yang ditindaklanjuti.

Padahal prinsip keterbukaan informasi publik mewajibkan lembaga pemerintah transparan soal kinerja layanan pengaduan. Tanpa data itu, Pos Lapor Bupati berisiko dianggap hanya sebagai “simbol” tanpa hasil nyata.

Padahal fungsi utama layanan pengaduan adalah membangun kepercayaan. Masyarakat berhak tahu apakah keluhannya didengar dan ditindaklanjuti.

Jika pos itu memang dievaluasi atau diganti dengan kanal lain seperti aplikasi atau WhatsApp, maka pemerintah wajib mengumumkannya secara terbuka. Diam tanpa penjelasan justru menimbulkan spekulasi negatif.

Sampai saat ini belum ada klarifikasi resmi dari Pemkab Enrekang maupun Kominfo. Publik berharap pemerintah segera membuka data, berapa anggaran yang digunakan, berapa laporan yang masuk, dan apa pengganti Pos Lapor Bupati ke depan.

Karena menghilangnya satu pos pengaduan bukan sekadar soal bangunan, tapi menyangkut hak rakyat untuk bersuara dan diawasi.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi
Aksi Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Terungkap, 22 Orang Diangkut ke Polres Garut
Objek Aset Masih Berstatus Sengketa, Maybank Tasikmalaya Didesak Tunda Proses Lelang
Pelit Informasi, Maybank Tasikmalaya Larang Wartawan Liput Audiensi Nasabah
Eksistensi Komite Sekolah Dipertanyakan: Wadah Aspirasi atau Jembatan Pungli?
PASAR BARAKA DILANDA SAMPAH! Wabup Akui Armada Tua dan BBM Tersendat, Enrekang Darurat Kebersihan
Bangkitkan Semangat Siswa, TNI dan Warga Gotong Royong Cat Lapangan MI Miftahul Ulum Parungponteng 
Buka Orientasi PPPK 2026, Sekda Pakpak Bharat Minta Pegawai Jadi Duta Budaya dan Perkuat Sinergi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:33 WIB

TEMPAT EKSKLUSIF, HASIL NOL? Warga Curiga Pos Lapor Bupati Enrekang Hanya Pajangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Aksi Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Terungkap, 22 Orang Diangkut ke Polres Garut

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Objek Aset Masih Berstatus Sengketa, Maybank Tasikmalaya Didesak Tunda Proses Lelang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Pelit Informasi, Maybank Tasikmalaya Larang Wartawan Liput Audiensi Nasabah

Berita Terbaru