Asep Devo Tuding Pemkot Tasikmalaya ‘Main Mata’ Terkait Izin Ilegal RM Saung Gunung Jati

Rabu, 1 April 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Dugaan pelanggaran perizinan oleh Rumah Makan (RM) Saung Gunung Jati yang berlokasi di ruas Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya, kian memanas.

Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI-KLHI) Tasikmalaya memastikan akan segera melayangkan surat permohonan audiensi ke DPRD Kota Tasikmalaya untuk membongkar temuan tersebut.

Ketua DPD LPLHI-KLHI Tasikmalaya, Asep Devo, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk protes terhadap lemahnya pengawasan pemerintah daerah.

Menurutnya, beroperasinya usaha berskala besar tanpa izin lengkap merupakan preseden buruk bagi penegakan aturan di Kota Resik.

Dalam keterangannya, Asep Devo menilai adanya pembiaran yang dilakukan oleh dinas terkait terhadap RM Saung Gunung Jati. Padahal, usaha kuliner tersebut diketahui sudah cukup lama beraktivitas.

“Di sini kita menilai longgar dan bobroknya pengawasan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya terhadap perizinan. Buktinya, Rumah Makan Saung Gunung Jati yang sudah lama beroperasi ternyata kami temukan fakta belum berizin. Tidak hanya itu, termasuk izin sumur bor dan lainnya juga kami pertanyakan,” ujar Asep Devo kepada awak media, Rabu (01/04/2026).

LPLHI-KLHI meminta pihak legislatif segera turun tangan dengan memanggil pengelola rumah makan serta jajaran pemerintah daerah untuk memberikan klarifikasi secara transparan dalam forum audiensi nanti.

“Perlu adanya evaluasi total atas kinerja petugas di dinas-dinas terkait. Harus ada tindakan tegas dari Pemkot Tasikmalaya terhadap perusahaan mana pun yang melanggar aturan izin. Kami meminta DPRD memanggil para pihak, termasuk Satpol PP selaku eksekutor Perda,” tegas Asep.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RM Saung Gunung Jati belum memberikan tanggapan resmi mengenai tudingan tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media MNP melalui pesan singkat WhatsApp kepada bagian legal rumah makan tersebut pun belum mendapatkan jawaban.

Sikap bungkam dari pihak pengelola dan belum adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah semakin memperkuat desakan masyarakat agar penegakan aturan dilakukan tanpa tebang pilih.

Kasus ini kini menjadi ujian bagi ketegasan Wali Kota dan jajaran Satpol PP Kota Tasikmalaya dalam menjaga wibawa peraturan daerah.

 

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Boros Anggaran! Operasional Pospenwas Enrekang Rp250 Ribu/Hari, Pendapatan Cuma Rp500 Ribu
Lahan HGU PT Condong di Cikelet Garut Terbakar, Api Hanguskan 15 Hektare Perkebunan
Bupati Garut Tegaskan Evaluasi Total Dapur MBG Usai Insiden di Cibatu
Bahas Kejelasan Izin SPBU, Aliansi Minta Seluruh OPD dan Pertamina Buka-bukaan di DPRD
Soal Sertifikat di Sempadan Jalan dan Irigasi, BPN Kota Tasikmalaya Janji Tinjau Lokasi 
Gasak Uang dan HP, Warga Katibung Lampung Selatan Diciduk Polisi
Pergi Membawa Kenangan, Datang Membawa Harapan: Momen Hangat Temu Pisah Dandim 0206/Dairi
Lama Dinanti Masyarakat Massenrempulu, UNIMEN Resmi Kantongi Izin 2 Prodi Baru dari Kemendikti Saintek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:17 WIB

Boros Anggaran! Operasional Pospenwas Enrekang Rp250 Ribu/Hari, Pendapatan Cuma Rp500 Ribu

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:42 WIB

Lahan HGU PT Condong di Cikelet Garut Terbakar, Api Hanguskan 15 Hektare Perkebunan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:28 WIB

Bupati Garut Tegaskan Evaluasi Total Dapur MBG Usai Insiden di Cibatu

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:18 WIB

Bahas Kejelasan Izin SPBU, Aliansi Minta Seluruh OPD dan Pertamina Buka-bukaan di DPRD

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:38 WIB

Soal Sertifikat di Sempadan Jalan dan Irigasi, BPN Kota Tasikmalaya Janji Tinjau Lokasi 

Berita Terbaru

Bupati Garut Hentikan Sementara Dapur MBG di Cibatu Buntut Dugaan Keracunan

Berita terbaru

Bupati Garut Tegaskan Evaluasi Total Dapur MBG Usai Insiden di Cibatu

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:28 WIB