Dana BOS SMAN 02 Way Kanan Disorot, Realisasi Pemeliharaan Dipertanyakan

Sabtu, 8 November 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, MNP — Penyaluran dana pendidikan di SMA Negeri 02 Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, tengah menjadi perhatian publik.

Berdasarkan data yang dihimpun, dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2024 tercatat sedang disalurkan dengan sejumlah rincian anggaran yang menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat.

Diketahui, jumlah siswa penerima bantuan tercatat sebanyak 471 siswa, dengan tanggal pencairan pada 9 Agustus 2024.

Adapun rincian penggunaan dana tersebut meliputi Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 0, Pengembangan Perpustakaan dan/atau Layanan Pojok Baca: Rp 16.063.000, Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan Bermain: Rp 96.500.000, Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi/Asesmen Pembelajaran dan Bermain: Rp 43.900.000.

Selanjutnya, Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Satuan Pendidikan: Rp 55.880.000, Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Rp 19.780.000, Langganan Daya dan Jasa: Rp 14.676.000, Pemeliharaan Sarana dan Prasarana: Rp 59.516.000, Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran: Rp 0 dan Pembayaran Honor: Rp 0

Dari data tersebut, pos pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp 59.516.000 menjadi sorotan. Pasalnya, hingga kini belum terlihat adanya perubahan atau perbaikan signifikan di lingkungan sekolah.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keheranannya atas besarnya anggaran tersebut.

“Kalau memang ada dana sebesar itu untuk pemeliharaan, mestinya fasilitas sekolah terlihat lebih baik. Tapi sejauh ini kami belum melihat perbaikan yang mencolok,” ujarnya kepada media ini, Jumat (8/11/2025).

Hal senada disampaikan salah satu warga sekitar sekolah. “Kami hanya berharap penggunaan anggaran itu benar-benar sesuai peruntukan dan transparan. Karena dana itu kan untuk kepentingan anak-anak belajar, bukan hal lain,” ucapnya.

Masyarakat meminta pihak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan Inspektorat turun tangan untuk menelusuri realisasi penggunaan dana tersebut, agar tidak menimbulkan dugaan penyimpangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah SMA Negeri 02 Negeri Agung belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut.

Loading

Penulis : Basir/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja
Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara
H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama
Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 
Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong
Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!
Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan
Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:27 WIB

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Sabtu, 19 September 2026 - 16:11 WIB

Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara

Sabtu, 19 September 2026 - 12:59 WIB

H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 September 2026 - 11:39 WIB

Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:57 WIB