Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Sabtu, 19 September 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia periode 2026–2030 resmi dikukuhkan dan dilantik di Gedung Creative Center, Kompleks Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (19/09/2026).

Sebanyak 26 orang masuk dalam kepengurusan tersebut. Kehadiran Indoboxing tidak hanya diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga tinju dan pencak silat.

Di tengah maraknya berbagai persoalan kenakalan remaja, keberadaan wadah pembinaan olahraga dinilai memiliki peran strategis.

Remaja membutuhkan ruang aktualisasi yang sehat, terarah, sekaligus mampu membentuk kedisiplinan dan karakter.

Ketua Umum Indoboxing Kota Tasikmalaya, H. Rana Nur Alamsyah, mengatakan pembinaan Indoboxing saat ini mulai diperluas ke lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Sedikitnya enam sekolah di Tasikmalaya telah menjalankan kegiatan ekstrakurikuler Indoboxing.

Program tersebut diharapkan menjadi ruang alternatif bagi pelajar untuk menyalurkan energi, minat, dan bakat melalui kegiatan yang positif.

“Intinya kami ingin merangkul anak-anak yang biasa berkelahi di jalanan agar mereka bisa masuk ke wadah yang lebih positif melalui silaturahmi dan pembinaan,” ujar Rana.

Menurut Rana, pembinaan tidak cukup hanya berbicara mengenai teknik olahraga dan prestasi.

Lebih jauh, olahraga harus mampu menjadi instrumen pembentukan karakter sekaligus memberikan alternatif bagi anak-anak muda agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang meresahkan lingkungan.

“Mudah-mudahan Indoboxing bisa memberikan dampak positif terhadap maraknya kenakalan remaja. Salah satunya seperti berandalan bermotor yang jelas-jelas meresahkan masyarakat. Energi anak-anak muda harus kita arahkan ke kegiatan yang positif, disiplin, dan terukur,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Indoboxing merupakan wadah pembinaan yang memadukan unsur olahraga tinju dan pencak silat.

Ke depan, kelembagaan organisasi akan terus diperkuat, termasuk melalui koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Kami ke depan juga akan masuk ke KONI. Kebetulan kami sudah memiliki pembina,” katanya.

Rana menambahkan, perkembangan Indoboxing mulai terlihat di sejumlah wilayah.

Kendati demikian, beberapa cabang masih berada dalam tahap pendataan dan penguatan organisasi agar pembinaan dapat berjalan lebih terstruktur.

Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra Negara mengapresiasi keberadaan Indoboxing sebagai salah satu wadah kegiatan positif bagi generasi muda.

Menurut Diky, semakin banyak ruang rekreatif dan aktivitas positif bagi remaja, semakin terbuka pula kesempatan bagi mereka untuk menyalurkan energi dan memperoleh ruang aktualisasi secara sehat serta terarah.

“Salah satunya adalah semakin banyak ruang rekreatif untuk anak-anak remaja yang membutuhkan pengakuan. Insyaallah akan menjadi lebih baik jika dilakukan dengan cara yang positif dan terkontrol,” ujar Diky.

Diky menilai pembinaan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi.

Olahraga juga dapat menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta memperkuat nilai-nilai positif dalam kehidupan generasi muda.

Karena itu, ia berharap Indoboxing tidak berhenti sebagai wadah olahraga, tetapi mampu berkembang menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda.

Pesan tersebut menjadi relevan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap ruang-ruang positif bagi remaja.

Pembinaan yang konsisten diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya mencegah keterlibatan anak muda dalam berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Dengan demikian, pengukuhan kepengurusan Indoboxing periode 2026–2030 bukan sekadar pergantian atau penataan struktur organisasi.

Lebih dari itu, momentum tersebut membawa agenda pembinaan generasi muda agar olahraga dapat menjadi sarana membangun prestasi sekaligus benteng terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara
H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama
Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 
Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong
Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!
Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan
Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal
Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:27 WIB

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Sabtu, 19 September 2026 - 16:11 WIB

Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara

Sabtu, 19 September 2026 - 12:59 WIB

H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 September 2026 - 11:39 WIB

Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:57 WIB