Terkait Keterlambatan Gaji Guru, Begini Penjelasan Kadisdik Kota Tasikmalaya

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Rojab Riswan Taufik, S.Sos., M.Si., memberikan klarifikasi terkait belum cairnya gaji ASN guru di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya hingga memasuki tanggal 8 Januari 2026.

Dr. Rojab menjelaskan bahwa proses administrasi di tingkat dinas sebenarnya telah rampung. Ia menyebutkan bahwa Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) telah terbit pada Rabu sore (7/1) menjelang waktu Magrib.

“Kalau kemarin SP2D-nya sekitar sore menjelang Magrib sudah keluar. Saat ini prosesnya sedang diolah oleh pihak Bank BJB untuk penyaluran ke masing-masing rekening. Jadi, kalau pencairan dari sisi kedinasan sudah selesai,” ujar Dr. Rojab saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (08/1/2026).

Menurutnya, keterlambatan ini merupakan dampak dari siklus birokrasi di awal tahun anggaran. Terdapat serangkaian proses penunjukan pejabat pengelola keuangan yang harus diperbarui secara legalitas.

“Ini adalah proses di awal tahun. Kita harus melakukan penunjukan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), PA (Pengguna Anggaran), hingga bendahara. Harus ada registrasi penunjukan keputusan dan sebagainya,” tambahnya.

Beliau juga menekankan bahwa kondisi ini tidak hanya dialami oleh Dinas Pendidikan, melainkan hampir merata di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Kota Tasikmalaya.

Menyadari pentingnya gaji tersebut bagi para guru untuk memenuhi kebutuhan pokok yang mendesak, Dr. Rojab menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Atas keterlambatan ini, saya secara pribadi dan kedinasan memohon maaf. Ini memang siklus awal tahun, namun ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan agar tidak terulang.”

Kadisdik memastikan bahwa mulai bulan Februari mendatang, penggajian akan kembali normal sesuai jadwal rutin setiap tanggal 1. Ia berharap para guru dapat bersabar menunggu proses transfer dari bank ke rekening masing-masing yang dijadwalkan tuntas pada hari ini.

Loading

Penulis : Hendrik/Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB