Soal Sertifikat di Sempadan Jalan dan Irigasi, BPN Kota Tasikmalaya Janji Tinjau Lokasi 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Menindaklanjuti pemberitaan Media Nasional Potret (MNP) pekan lalu mengenai terbitnya sertifikat tanah yang diduga berada di kawasan sempadan jalan dan saluran irigasi, awak media kembali melakukan konfirmasi langsung ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tasikmalaya, Jumat (24/07/2026).

Kedatangan tim MNP diterima langsung oleh salah seorang pejabat BPN Kota Tasikmalaya yang memilih untuk tidak disebutkan identitasnya. Dalam wawancara yang berlangsung kondusif, pihak BPN memberikan penjelasan gamblang terkait batas kewenangan instansinya.

Ia menegaskan bahwa sertifikat tanah merupakan alat bukti kepemilikan hak atas tanah yang masuk dalam ranah hukum perdata.

Sementara mengenai pemanfaatan lahan maupun izin pendirian bangunan di atasnya, hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan instansi teknis lain sesuai regulasi yang berlaku.

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan bahwa area sempadan tersebut kini telah berdiri sejumlah bangunan komersial. Hal ini lantas memicu pertanyaan mendasar di tengah masyarakat:

Siapakah pihak yang memberikan izin dan menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)/Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di kawasan tersebut?

Sertifikat Terbit di Kawasan Sempadan, Kredibilitas BPN Kota Tasikmalaya Dipertanyakan

Pihak BPN Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas informasi serta masukan yang disampaikan media. Sebagai respons positif, BPN berkomitmen untuk segera melakukan peninjauan lapangan di lokasi yang kini menjadi perhatian publik tersebut.

Peninjauan direncanakan berlangsung melalui koordinasi dan kolaborasi bersama dinas-dinas terkait, khususnya instansi yang berwenang dalam pengelolaan tata ruang, sempadan jalan, serta saluran irigasi.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan kejelasan atas kondisi riil di lapangan, sekaligus memastikan seluruh proses administrasi pertanahan berjalan selaras dengan aturan hukum.

Sinergi antar-instansi dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan kepastian hukum, penataan ruang yang tertib, serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat luas.

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan penerbitan sertifikat hak atas tanah di kawasan sempadan ini memicu spekulasi terkait tingkat ketelitian, profesionalisme, serta kepatuhan prosedur dalam proses verifikasi pertanahan.

Lokasi yang menjadi sorotan berada di kawasan perempatan Jalan Galunggung menuju Jalan Mangin, Kelurahan Cibunigeulis, Kota Tasikmalaya. Di titik tersebut, berdiri sejumlah bangunan kios yang disewakan oleh salah seorang warga setempat.

Ironisnya, bangunan tersebut berdiri di area yang ditengarai kuat masuk dalam ruang sempadan jalan sekaligus sempadan saluran air—kawasan yang secara prinsip berfungsi sebagai area lindung dan tidak boleh dikuasai atau dibangun secara sembarangan tanpa syarat hukum yang ketat.

Padahal, aturan mengenai kawasan sempadan telah diatur secara mengikat dalam berbagai peraturan perundang-undangan:

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai: Menegaskan bahwa ruang di kiri dan kanan palung sungai merupakan kawasan lindung yang harus dijaga fungsinya.

Peraturan Menteri PUPR Nomor 28/PRT/M/2015: Mengatur penetapan garis sempadan sungai dan jaringan irigasi yang tidak boleh dialihfungsikan secara sembarangan.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air: Menempatkan kawasan sempadan sebagai bagian krusial dalam menjaga fungsi konservasi air serta mencegah risiko bencana.

Media Nasional Potret (MNP) akan terus mengawal perkembangan isu ini secara profesional, berimbang, dan objektif, guna memberikan ruang konfirmasi bagi seluruh pihak terkait demi menyajikan informasi yang transparan kepada publik.

Loading

Penulis : Arrie Heryadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru