TASIKMALAYA, MNP — Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (GM FKPPI) PC 1012 Kabupaten Tasialaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 pada Sabtu, 12 September 2026, di Komplek Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.
Peringatan HUT ke-48 tersebut dilaksanakan secara sederhana melalui rangkaian Doa dan Syukur serta Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Meski berlangsung sederhana, kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, konsolidasi organisasi, serta memperbarui komitmen pengabdian GM FKPPI kepada masyarakat dan negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dihadiri Ketua PC 1012 GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya dr. Muzwar Anwar, MM.Kes, Ketua Dewan Penasehat Dr. H. Iwan Saputra, SE., M.Si., jajaran pengurus cabang, serta para pengurus Rayon GM FKPPI se-Kabupaten Tasikmalaya.
Turut hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Camat Manonjaya Firman Krisnawan, S.Sos., M.Si. Sementara dari unsur pembina dan institusi TNI-Polri hadir Danramil 1208 Manonjaya Kapten Inf. Ade M, yang mewakili Dandim 0612 Tasikmalaya, serta Kapolsek Manonjaya AKP Soni Alamsyah, S.H.
Dalam sambutannya, Camat Manonjaya Firman Krisnawan, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan dan kiprah GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, selama ini GM FKPPI telah menjadi salah satu mitra strategis Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan serta pembangunan di daerah.
“Keberadaan GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Banyak kontribusi yang telah diberikan, baik dalam kegiatan sosial kemasyarakatan maupun dalam mendukung berbagai program pemerintah,” demikian pokok pesan yang disampaikan.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun tersebut dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang. GM FKPPI diharapkan semakin mampu mengambil peran positif di tengah masyarakat, menjadi organisasi yang konstruktif, serta turut menjaga kondusivitas dan kebersamaan dalam pembangunan Kabupaten Tasikmalaya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-48 kepada GM FKPPI, seraya berharap organisasi tersebut semakin solid, semakin bermanfaat, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PC 1012 GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Iwan Saputra, SE., M.Si., dalam arahannya menekankan pentingnya seluruh kader GM FKPPI memegang teguh semangat juang sebagai generasi penerus dari amal usaha dan pengabdian TNI-Polri.
Menurutnya, identitas sebagai putra-putri keluarga besar TNI-Polri tidak cukup hanya menjadi kebanggaan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, karakter, tanggung jawab, dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.
GM FKPPI, lanjutnya, harus mampu terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempertahankan posisi sebagai mitra strategis pemerintah, TNI dan Polri.
Ia juga mengingatkan bahwa GM FKPPI memiliki tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, kader GM FKPPI harus mampu menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan masyarakat, menjaga persatuan, serta menghadirkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sosial.
“Jadilah pelopor kebaikan dalam kehidupan masyarakat. Jangan hanya hadir ketika ada persoalan, tetapi hadir pula membawa gagasan, kepedulian dan manfaat,” menjadi semangat yang ditekankan dalam arahannya.
Sementara itu, Ketua PC 1012 GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya dr. Muzwar Anwar, MM.Kes., menegaskan bahwa kesederhanaan peringatan HUT ke-48 tahun ini bukan berarti mengurangi makna dan semangat perjuangan organisasi.
Menurutnya, kemeriahan sebuah acara bukanlah ukuran kebesaran sebuah organisasi. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh kader mampu menjaga persaudaraan, memperkuat organisasi, dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Ia bahkan mengajak seluruh kader menjadikan momentum HUT ke-48 sebagai ruang introspeksi bersama.
“Apakah kita benar-benar merasa memiliki FKPPI? Sebab organisasi tidak akan menjadi kuat hanya karena ketuanya. Tidak akan menjadi besar hanya karena pengurusnya. Tetapi organisasi akan kuat apabila setiap orang di dalamnya memiliki rasa memiliki, rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap organisasi,” tegasnya.
Menurut dr. Muzwar, rasa memiliki terhadap organisasi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi anggota secara administratif.
Setiap kader memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi, membangun solidaritas, serta mengambil bagian dalam setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Ketua Pelaksana HUT ke-48 GM FKPPI PC 1012 Kabupaten Tasikmalaya, Septyan Hadinata, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan tahun ini sengaja dikemas dalam bentuk Doa dan Syukur serta Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, penyatuan kedua momentum tersebut memiliki pesan penting bahwa perjalanan organisasi tidak hanya perlu dimaknai dari bertambahnya usia, tetapi juga dari sejauh mana organisasi mampu memperbarui komitmen pengabdiannya.
Karena itu lanjut Septyan, HUT ke-48 ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai bertambahnya usia organisasi. HUT kali ini harus menjadi momentum untuk memperbarui komitmen pengabdian.
“Bahwa GM FKPPI akan tetap berdiri bersama masyarakat, akan tetap bersinergi dengan pemerintah, serta akan tetap menghormati dan menjaga nama baik serta marwah institusi orang tua kita, TNI dan Polri,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perjalanan 48 tahun GM FKPPI harus menjadi pengingat bahwa keberadaan organisasi memiliki tanggung jawab moral untuk terus menghadirkan manfaat.
Semangat tersebut dirangkum dalam komitmen untuk menjadikan GM FKPPI sebagai organisasi yang solid, kuat, militan, dan mengabdi untuk negeri, sekaligus mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Kyai Toni A, tokoh masyarakat Manonjaya.
Tausiyah menjadi bagian reflektif dalam kegiatan, dengan mengajak seluruh peserta meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
![]()
Penulis : Ist
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan