Singgung Pesantren Lirboyo, Oleh Soleh Desak KPI Setop Program Xpose Trans 7: Minta Maaf Saja Tidak Cukup

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Tayangan program Xpose Uncensored di salah satu televisi nasional, Trans 7, yang diduga menyinggung Pondok Pesantren Lirboyo, kini menjadi sorotan tajam dan menuai kecaman luas. Salah satu kecaman keras datang dari anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Oleh Soleh.

Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan Workshop Kebangsaan dan Rapat Koordinasi Daerah DPD Pemuda Tani HKTI Propinsi Jawa Barat di Tasikmalaya pada Selasa (14/10/2025), Oleh Soleh mengecam keras tayangan tersebut dan mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk segera bertindak.

“Saya sebagai warga NU, kader PKB, dan pernah pesantren, tentu sangat-sangat mengecam terhadap tayangan Xpose yang menjadi sorotan. “KPI harus segera bertindak melakukan investigasi menyeluruh atas program-programnya,” ujar Oleh Soleh.

Menurutnya, tindakan tegas harus diambil agar ada efek jera bagi lembaga penyiaran.

“Tentu program itu harus disetop, dan kalau bisa Trans 7-nya di-stop dulu, karena minta maaf juga tidak cukup. Kalau hanya terus-terusan kesalahan minta maaf, dibiarkan, ini kan salah. Ini harus ada efek jera, tidak boleh seenaknya,” tegasnya.

Oleh Soleh menambahkan bahwa tayangan yang semena-mena memiliki dampak yang sangat luar biasa, berpotensi menimbulkan kebencian, dan pada akhirnya mengganggu persatuan.

Selain menyoroti kasus tayangan televisi, Oleh Soleh juga menyinggung tentang perkembangan dunia digital dan platform yang menurutnya sudah di luar batas kewajaran.

“Melalui parlemen, kami di PKB memandang bahwa dunia digital ini sudah di luar batas kewajaran. Dunia digital hari ini dijadikan penipuan, scam, judi online, dan yang lain-lain,” ungkapnya.

Ia khawatir, masyarakat rentan yang menerima program bantuan pemerintah seperti BLT atau PKH, justru menggunakan dana tersebut untuk bermain judi online.

“Kalau kita lihat, setiap program pemerintah yang dicairkan, seperti BLT, PKH, ini nyaris mereka malah bukan untuk membantu ekonominya, bayar sekolah, atau meningkatkan gizinya, tetapi malah dipakai main slot kan? Ini kebanyakan adalah masyarakat rentan, dan kalau ini terus-terusan dibiarkan, maka ini akan menjadi bahaya,” jelasnya.

Menyikapi perkembangan ini, Oleh Soleh menyatakan bahwa secara pribadi dan atas instruksi Partai PKB, ia siap mempelopori pembenahan regulasi dunia digital.

“Bagi kami, bagaimana dunia digital ini harus tumbuh berkembang yang produktif, edukatif, dan mempersatukan, bukan malah memecah belah,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya mengasah talenta digital, terutama dengan hadirnya teknologi AI, serta menggalakkan edukasi literasi tentang penggunaan media sosial yang ramah kepada masyarakat.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Cegah Laka Laut, Satpolairud Polres Garut Edukasi Wisatawan di Pantai Karang Papak
Menjaga Marwah di Ruang Maya: Kepala Humas UNIMEN Tempa Reputasi Digital Berbasis Nilai Islam di Makassar
77 Hektare Proyek Cetak Sawah Distan Bartim Gagal Total: Dugaan Perencanaan Asal-asalan hingga Lemahnya Pengawasan
Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya
Muncul Isu Sekda Impor, PSU Ingatkan Bupati Tasikmalaya Dampak Demotivasi ASN Lokal
Perebutan Tiket Regional, 24 Tim U-12 Beradu Gengsi di Liga Jabar Istimewa
Hardiknas 2026, Reni Sugiarti Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pendidikan
Polres Pakpak Bharat Berintegritas dan Humanis, Peringatan May Day Berjalan Aman Kondusif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:53 WIB

Cegah Laka Laut, Satpolairud Polres Garut Edukasi Wisatawan di Pantai Karang Papak

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:36 WIB

Menjaga Marwah di Ruang Maya: Kepala Humas UNIMEN Tempa Reputasi Digital Berbasis Nilai Islam di Makassar

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:09 WIB

77 Hektare Proyek Cetak Sawah Distan Bartim Gagal Total: Dugaan Perencanaan Asal-asalan hingga Lemahnya Pengawasan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:15 WIB

Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:01 WIB

Muncul Isu Sekda Impor, PSU Ingatkan Bupati Tasikmalaya Dampak Demotivasi ASN Lokal

Berita Terbaru

Berita terbaru

Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:15 WIB