Perebutan Tiket Regional, 24 Tim U-12 Beradu Gengsi di Liga Jabar Istimewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Program pembinaan usia muda Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Jawa Barat, Liga Jabar Istimewa, resmi dimulai di Kota Tasikmalaya.

Kick-off perdana dibuka untuk kelompok Usia (U) 10 dan 12 tahun yang digelar di Stadion Wiradadaha pada Sabtu, 02 Mei 2026.

Turnamen yang direncanakan berlangsung selama dua hari ini merupakan bagian dari upaya sistematis PSSI Jabar untuk menjaring bibit unggul pesepak bola dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid, S.Pd, menjelaskan bahwa kompetisi untuk kelompok umur dini ini menggunakan sistem setengah kompetisi. Ia merinci jumlah peserta yang berpartisipasi dalam ajang ini cukup signifikan.

“Untuk kelompok Usia 10 tahun diikuti oleh 13 tim, sementara untuk Usia 12 tahun diikuti oleh 24 tim. Dari masing-masing kategori usia ini, Kota Tasikmalaya memiliki kuota 5 tim terbaik yang nantinya akan lolos mewakili daerah ke babak regional,” ujar Wahid pasca pelaksanaan manager meeting.

Selain kelompok usia dini, PSSI Kota Tasikmalaya juga telah menjadwalkan kompetisi untuk kategori usia yang lebih tinggi.

Pertandingan untuk U-14 dan U-19 rencananya akan dilaksanakan secara maraton pada tanggal 10, 14, 17, 23, dan 24 Mei 2026.

Terkait kuota lolos ke tahap berikutnya, Wahid memaparkan adanya perbedaan jumlah antara kategori Usia 14 (U-14): Akan diambil 3 tim terbaik sesuai kuota regional dan Usia 19 (U-19): Hanya 1 tim terbaik (Juara Liga) yang akan diberangkatkan mewakili Kota Tasikmalaya.

Melalui Liga Jabar Istimewa ini, H. Wahid berharap ajang pembinaan ini tidak sekadar menjadi rutinitas kompetisi, melainkan menjadi jembatan bagi talenta lokal untuk menembus level profesional.

“Harapan kami, dengan adanya Liga Jabar Istimewa ini, proses pembinaan usia muda di Jawa Barat, khususnya di Kota Tasikmalaya, dapat berjalan maksimal sehingga mampu mencetak atlet-atlet sepak bola profesional di masa depan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Margaluyu Garut Gelar Tausiyah di Masjid Al-Barokah
Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja
Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara
H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama
Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 
Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong
Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!
Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:19 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Margaluyu Garut Gelar Tausiyah di Masjid Al-Barokah

Sabtu, 19 September 2026 - 16:27 WIB

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Sabtu, 19 September 2026 - 16:11 WIB

Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara

Sabtu, 19 September 2026 - 12:59 WIB

H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:57 WIB