Septyan Hadinata: Pernyataan Diskumperindag Soal SIHGP Keliru, Kios Pasar Harus Tertib Izin

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Pergerakan Solidaritas Ummat, Septyan Hadinata

Aktivis Pergerakan Solidaritas Ummat, Septyan Hadinata

Tasikmalaya, MNP – Pernyataan Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Metrologi Legal Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Tasikmalaya, Joko Handayani mendapat tanggapan kritis dari kalangan masyarakat sipil.

Di salah satu media lokal, Joko Handayani menyebut bahwa persoalan kios pasar milik Pemkab bukan karena tidak berizin, melainkan hanya belum memperpanjang masa berlaku Surat Izin Hak Guna Pakai (SIHGP).

Aktivis Pergerakan Solidaritas Ummat, Septyan Hadinata, menilai pernyataan tersebut mencerminkan ketidakpahaman terhadap prinsip tata kelola dan hukum perizinan dalam administrasi pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara hukum administrasi, izin yang masa berlakunya sudah habis itu tidak lagi memiliki kekuatan hukum. Artinya, statusnya sama saja dengan tidak berizin. Tidak bisa disebut masih berizin hanya karena dulu pernah memiliki SIHGP,” tegas Septyan, Senin (27/10/2025).

Ia menambahkan, izin yang telah kadaluarsa tidak bisa digunakan sebagai dasar legal dalam pengelolaan aset negara, termasuk kios pasar milik Pemkab.

Kondisi seperti ini bukan sekadar persoalan administratif, tetapi menyangkut tertib hukum dan kejelasan tanggung jawab pengelolaan aset publik.

“Pernyataan seperti itu menyesatkan publik. Dalam hukum, izin yang sudah habis otomatis gugur. Jika aset tetap digunakan tanpa perpanjangan, berarti sedang beroperasi tanpa dasar hukum yang sah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Septyan mendorong agar Pemkab Tasikmalaya segera mengurus perpanjangan SIHGP tersebut.

Menurutnya, hal ini sangat penting karena menyangkut Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan keberlanjutan pengelolaan kios secara profesional. Ia menegaskan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kios pemerintah.

“Tata kelola yang baik harus berlaku di semua lini. Jangan sampai retribusi terus ditarik dari pedagang, sementara urusan perizinan, pemeliharaan, dan administrasi dibiarkan terbengkalai. Itu bentuk ketidakadilan struktural dalam pengelolaan aset publik,” ujarnya.

Septyan berharap pemerintah daerah dapat menjadikan persoalan SIHGP ini sebagai momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan pasar.

“Ya, agar tidak hanya tertib dalam menarik retribusi, tetapi juga tertib dalam legalitas dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Septyan.

Loading

Penulis : Ist

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu
Wabup Tasikmalaya Soroti Tata Kelola BUMDes, Transparansi Keuangan dan Profesionalisme Pengurus Jadi Perhatian
Serukan Aksi Bela Ulama dan Pesantren, H. Rana Nur Alamsyah Ingatkan Marwah Pendidikan Islam
Perkuat Pelayanan Warga, Kades Cisitu Resmi Lantik 49 Ketua RT dan 8 Ketua RW
Penjaga SDN Panunggulan Bantah Pernyataan Kepsek Soal Kepemilikan Toko CCTV dan CV Rekanan BOSP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:24 WIB

Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 11:55 WIB

Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur

Kamis, 5 November 2026 - 11:44 WIB

Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu

Kamis, 5 November 2026 - 11:36 WIB

Wabup Tasikmalaya Soroti Tata Kelola BUMDes, Transparansi Keuangan dan Profesionalisme Pengurus Jadi Perhatian

Berita Terbaru