Septyan Hadinata: Bupati dan DPRD Harus Bangun Koneksi Emosional yang Rasional

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Koordinator Pergerakan Solidaritas Ummat (PSU) yang juga A’wan MWC NU Cisayong, Septyan Hadinata, menegaskan perlunya membangun koneksi emosional yang rasional antara Bupati dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, ego politik yang berlebihan hanya akan memperlambat tata kelola pemerintahan dan menghambat pembangunan daerah.

“Ketika hubungan Bupati dan DPRD tidak harmonis, publik akan menangkap sinyal negatif. Masyarakat melihat bukan kerja sama, melainkan konflik, dan ini bisa merusak kepercayaan terhadap institusi politik,” ujar Septyan kepada media, Minggu (24/8/2025).

Ia menyoroti sikap sebagian anggota DPRD yang kerap mengumbar kritik di ruang publik tanpa mekanisme resmi. Menurutnya, hal tersebut justru memunculkan kegaduhan dan memperkuat asumsi publik bahwa komunikasi politik di Tasikmalaya tidak sehat.

“Parlemen, apalagi yang berasal dari koalisi, seharusnya memberi contoh yang baik. Kritik tetap diperlukan, tapi harus disampaikan melalui forum resmi, rapat, atau rekomendasi kebijakan. Bukan dengan mengumbar kegaduhan yang justru menimbulkan polarisasi,” tegasnya.

Septyan menekankan bahwa koneksi emosional yang rasional adalah kunci untuk meredam ego politik. “Emosional artinya ada kedekatan, empati, dan saling menghormati.

“Rasional artinya tetap berbasis data, argumentasi logis, dan kepentingan rakyat. Jika itu dijalankan, sinergi antara Bupati dan DPRD akan tercipta,” jelasnya.

Septyan menyebut, jika relasi eksekutif dan legislatif harmonis, maka pembangunan daerah bisa berjalan lebih cepat, birokrasi tidak gamang dalam bekerja, dan masyarakat bisa merasakan manfaat langsungnya.

“Solusinya sederhana: buat forum komunikasi rutin antara Bupati dan DPRD, perkuat etika politik dalam menyampaikan kritik, dan selalu ingat bahwa mandat kekuasaan berasal dari rakyat. Ego politik harus disingkirkan, kepentingan rakyat harus diutamakan,” tutup Septyan.

Loading

Penulis : Ist

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia
Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 
Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?
Kader TPK Bungursari dan Sub Pos KB Harapkan Pencairan Insentif Lancar untuk BPJS
Pertamina dan Hiswana Migas Mangkir, Aliansi Lingkungan Desak DPRD Tasikmalaya Jadwal Ulang Audiensi SPBU
Keroyok Penjaga Pintu Perlintasan KA di Garut, 4 Pelaku Ditangkap Polisi
Tak Berkutik, Polisi Bekuk Pelaku Curanmor dan Penadah di Lampung Selatan
Polres Garut Edukasi Kesadaran Hukum 300 Santri Baru di MOSBA 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:11 WIB

Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kader TPK Bungursari dan Sub Pos KB Harapkan Pencairan Insentif Lancar untuk BPJS

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

Pertamina dan Hiswana Migas Mangkir, Aliansi Lingkungan Desak DPRD Tasikmalaya Jadwal Ulang Audiensi SPBU

Berita Terbaru