Sepakat !! Dana SPP untuk Honorarium Tenaga Pengajar Non PNS SMAN 1 Tinada

Jumat, 17 Februari 2023 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Mengingat kebutuhan tenaga pengajar di sekolah SMA Negeri 1 Tinada tidak memadai dari Pegawai tetap (PNS), maka pihak sekolah dan komite mengangkat beberapa tenaga honorer.

Namun, ada satu kendala karena pihak sekolah terganjal dengan anggaran untuk gaji tenaga guru honorer yang berjumlah 15 orang.

Durasi jam mengajarnya juga berbeda beda, dan secara otomatis pembagian honor pun tidak sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna mencari solusi masalah tersebut, akhirnya SMA Negeri 1 Tinada mengeluarkan kebijakan atas dasar musyawarah dan rapat antara pihak sekolah, komite dan orang tua murid pada September 2022 lalu.

Akhirnya, keluar solusi jika penanggulangan gaji guru honorer ditanggung sementara oleh uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sampai ada jawaban dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Berita terkait : Dilema Uang SPP di SMAN 1 Tinada, Bagaimana Nasib 15 Guru Honorer)

Saat dikonfirmasi, Kepala SMAN 1 Tinada Asni Malini Boangmanalu S.Pd menyebut, dalam rapat, pihak orang tua murid dan komite sekolah telah menghasilkan suatu kesepakatan agar untuk sementara waktu.

“Mereka tenaga honorer sebanyak 15 orang dimaksud dapat ditanggulangi dari uang SPP setiap bulannya dari seluruh siswa yang ada di sekolah,” jelas Asni, Kamis (16/02).

“Disepakati siswa membayar SPP setiap bulan sebesar Rp 60,000/bulan dan dana tersebut akan digunakan untuk pembayaran upah/gaji para tenaga honor sesuai jam kerja masing masing,” tambah Asni.

Dijelaskan Kepala Sekolah, bahwa kutipan uang SPP dimaksud tidak permanen, karena keputusan ini  dilakukan sampai nanti ada keputusan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

“Ya, apakah tenaga honor ini dapat ditampung oleh provinsi. Setelah ada keputusan sudah ada yang bisa ditampung dalam SK Provinsi, kita akan kembali undang orang tua murid memusyuwarahkan tentang kelanjutan SPP dan program progam sekolah selanjutnya,” tandas Asni. (Benny S)

Loading

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB