Dilema Uang SPP di SMA Negeri 1 Tinada, Bagaimana Nasib 15 Guru Honorer?

Rabu, 15 Februari 2023 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Kepala SMA Negeri 1 Tinada Asni Malini Boangmenalu S.Pd angkat bicara soal isu miring yang beredar di masyarakat tentang dugaan pengutipan uang kepada orang tua murid.

Asni Malini Boangmenalu mengatakan, pada bulan September tahun kemarin sudah disepakati dengan orang tua murid dan pihak komite sekolah akan memberlakukan uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Menurutnya, pihak sekolah sudah membuat undangan kepada seluruh orang tua/wali murid, meski tidak semua wali murid hadir dan setidaknya sudah berupaya agar semua bisa hadir.

“Itupun kita sepakati pada masa itu bahwa SPP dimaksud berlaku sampai kita sudah menerima surat keputusan dari dinas Provinsi terkait nasib guru honorer,” jelasnya, Rabu (15/02/2023).

Pasalnya, ini menyangkut tentang bagaimana nasip para tenaga honorer nantinya, apakah dapat diterima oleh Dinas Pendidikan provinsi Sumatera Utara untuk ditanggulangi?

Asni menyebut, setelah ada keputusan dari Dinas Provinsi kemunginan pihak sekolah akan kembali mengundang orang tua murid untuk bermusyawarah kembali tentang bagaimana kebijakan dan program sekolah selanjutnya.

“Jadi kita harap untuk saat ini uang SPP dilanjutkan dulu sementara waktu, menunggu ada kepastian resmi dari Dinas Pendidikan provinsi Sumut,” kata Asni.

Senada, Ketua Komite SMA Negeri 1 Tinada Parulian Banurea saat dikonfirmasi menerangkan, bahwa kutipan itu diberlakukan mulai pertengahan bulan September 2022 tahun lalu dan sampai sekarang.

“Kita sepakati bersama para orang tua/wali murid SMA Negeri 1 Tinada, itu kita lakukan karenatenaga honorer yang ada di sekolah sekitar 15 orang, belum mendapat kejelasan resmi tentang nasib mereka,” paparnya.

Namun lanjut Parulian, kalau nanti sudah ada beberapa tenaga honorer diterima sebagai tenaga honor dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, akan digelar rapat kembali.

“Ya, apakah SPP dimaksud dikurangi atau bahkan ditiadakan lagi itu menunggu keputusan dari dinas Prov Sumut. Itulah sebabnya kita sepakati agar honor mereka kita tanggung dulu melalui SPP,” imbuhnya.

“Soal adanya isu berita yang beredar di masyarakat, saya berharap tidak usah terlampau dibesar besarkan,” pintanya. (Benny S)

Loading

Berita Terkait

Dikira Boneka, Warga Pananjung Garut Temukan Mayat Janin Bayi di Selokan
STOP TEROR PINJOL! PWI Pusat dan AFPI Komitmen Cerdaskan Publik Lewat Jurnalisme Berkualitas
Tak Berkutik! Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Residivis di Candipuro
Modus COD dan Titip Jual, Pengedar Obat Illegal di Garut Diringkus Polisi
TEMPAT EKSKLUSIF, HASIL NOL? Warga Curiga Pos Lapor Bupati Enrekang Hanya Pajangan
Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi
Aksi Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Terungkap, 22 Orang Diangkut ke Polres Garut
Objek Aset Masih Berstatus Sengketa, Maybank Tasikmalaya Didesak Tunda Proses Lelang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Dikira Boneka, Warga Pananjung Garut Temukan Mayat Janin Bayi di Selokan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:12 WIB

STOP TEROR PINJOL! PWI Pusat dan AFPI Komitmen Cerdaskan Publik Lewat Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Tak Berkutik! Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Residivis di Candipuro

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Modus COD dan Titip Jual, Pengedar Obat Illegal di Garut Diringkus Polisi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi

Berita Terbaru

Berita terbaru

Tak Berkutik! Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Residivis di Candipuro

Kamis, 6 Agu 2026 - 12:14 WIB