Tasikmalaya, MNP — Pemerintahan Kota (Pemkot) Tasikmalaya dibawah komando Viman Alfarizi Ramadan terus menuai kritikan dari berbagai kalangan.
Kali ini, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tasikmalaya memberikan catatan kritis atas inkonsistensi kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang mengemuka dalam beberapa waktu terakhir.
KAMMI menyoroti khususnya terkait dengan isu pengadaan mobil dinas dan pengalihan anggaran untuk kontainer sampah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Wali Kota Tasikmalaya menyatakan bahwa anggaran pembelian mobil dinas akan dialihkan untuk pengadaan kontainer dan armada kebersihan, sebagai bentuk efisiensi dan komitmen terhadap persoalan lingkungan.
Pernyataan tersebut sempat mengundang apresiasi publik karena dinilai menunjukkan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Namun, di saat yang hampir bersamaan, muncul pengadaan tiga unit mobil dinas baru yang diperuntukkan bagi istri Wali Kota, istri Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah.
Keputusan ini menimbulkan pertanyaan serius, apakah kebijakan pengalihan anggaran benar-benar dilandasi semangat efisiensi, atau sekadar strategi pencitraan semu?
M. Syafiq Majdi, S.E., selaku Kabid Kebijakan Publik KAMMI Tasikmalaya, menyebut bahwa kebijakan ini mencerminkan populisme semu yakni pola pengambilan keputusan yang tampak pro-rakyat di permukaan, namun menyimpan paradoks di dalam pelaksanaannya.
“Yang tampak di depan kamera seolah penghematan, tapi yang terjadi di belakang layar tidak mencerminkan semangat yang sama,” tegas Syafiq.
Menurutnya, masyarakat hari ini semakin cerdas dan tidak bisa terus-menerus disuguhi kebijakan berbasis pencitraan.
Narasi efisiensi anggaran seharusnya diiringi dengan komitmen penuh terhadap transparansi dan keadilan dalam alokasi sumber daya publik.
“Kebijakan bukan soal panggung, tapi tanggung jawab. Pemerintah harus terus memperbaiki diri, belajar dari kekeliruan, dan menunjukkan konsistensi antara kata dan tindakan,” ujarnya menutup pernyataan.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan