Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton Jagung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, MNPUpaya mengoptimalkan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) membuahkan hasil. Lapas Kelas IIA Kendal berhasil memanen 8 ton jagung dari lahan seluas 1 hektare, Sabtu (1/8).

Kegiatan panen dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso, Kepala Lapas Kelas IIA Kendal Ary Niryanto.

Terlihat juga seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Kendal, serta warga binaan yang selama ini terlibat dalam program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Panen tersebut menjadi wujud nyata keberhasilan pembinaan berbasis kemandirian yang dijalankan secara berkelanjutan melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas.

Selain menghasilkan komoditas pertanian, program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, mengapresiasi komitmen Lapas Kendal dalam mengembangkan pembinaan yang produktif.

“Program ketahanan pangan seperti ini tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan, dan etos kerja warga binaan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat. Saya berharap inovasi seperti ini terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Niryanto, menyampaikan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mengelola SAE.

“Lahan yang kami manfaatkan hari ini bukan sekadar menghasilkan jagung, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, bekerja, dan mandiri bagi warga binaan. Inilah esensi pembinaan yang ingin terus kami hadirkan di Lapas Kendal,” tutupnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru