Pasca Pembongkaran, Puing Beton Irigasi di Pusat Kota Ganggu Estetika dan Kenyamanan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kurang lebih satu bulan pasca pembongkaran bangunan yang diduga menghalangi normalisasi perairan irigasi di wilayah Jl. RAA Wirataningrat, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, kini menyisakan persoalan baru.

Puing-puing bongkahan beton dari hasil pembongkaran masih terlihat menumpuk di sekitar lokasi. Kondisi ini menimbulkan kesan kumuh dan mengganggu estetika kawasan pusat kota, Rabu (27/08/2025).

Salah satunya, SN (45), warga Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Ia mengaku sangat terganggu karena setiap pagi harus melintas ke lokasi tersebut untuk mengantar anaknya bersekolah.

“Setiap hari kan dua kali antar jemput anak sekolah persis di dekat Alun-alun. Otomatis jalan yang dilalui ke sana, apalagi kalau pagi hari penuh yang ngantar anak, sering macet. Ditambah ada gundukan bongkahan beton, jadi kalau jalan ke pinggir suka waswas. Takutnya tumpukan batu itu ambruk ke jalan, apalagi musim hujan,” ungkapnya kepada wartawan,

Selain mengganggu kenyamanan, kondisi tersebut juga menimbulkan pertanyaan besar dari masyarakat terkait kinerja instansi terkait. Pasalnya, lokasi bongkahan puing itu berada tepat di depan kantor UPTD PSDA Citanduy.

Warga pun mempertanyakan mengapa hingga kini puing-puing tersebut belum dibersihkan, padahal sangat mengganggu pandangan dan aktivitas lalu lintas di kawasan vital kota.

Masyarakat berharap ada tindakan cepat dari pihak berwenang untuk menuntaskan persoalan ini. Selain demi kenyamanan pengguna jalan, juga untuk menjaga estetika pusat Kota Tasikmalaya yang menjadi wajah daerah.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bola Panas Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Desa Pangkan, Kadis PUPR dan Warga Saling Klaim Anggaran Jalan Badampu–Bantayum
Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 
Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda
SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII
Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok
Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan
Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba
Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bola Panas Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Desa Pangkan, Kadis PUPR dan Warga Saling Klaim Anggaran Jalan Badampu–Bantayum

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:33 WIB

Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:27 WIB

Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Berita Terbaru