Diduga Abaikan Klakson Kereta, Seorang Wanita Misterius Tertemper KA 12 di Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Jajaran Polsek Kadungora Polres Garut bergerak cepat menangani insiden tragis yang menimpa seorang perempuan tanpa identitas.

Wanita tersebut diduga kuat tertemper Kereta Api (KA) 12 relasi Surabaya–Bandung di wilayah Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 05.10 WIB.

Peristiwa memilukan ini terjadi tepatnya di petak jalan KM 203+4 setelah sinyal masuk Stasiun Leles, wilayah Kampung Halteu RT 03 RW 03, Desa Kadungora, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Kadungora Kompol Alit Kadarusman, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa sebelum insiden terjadi, masinis sempat melihat sosok perempuan yang berjalan di sisi jalur rel.

“Masinis telah membunyikan semboyan panjang (klakson) sebagai peringatan, namun korban tidak memberikan respons hingga akhirnya terjadi insiden tertemper kereta,” ungkap Kompol Alit saat dikonfirmasi awak media.

Sesampainya KA 12 di Stasiun Leles, masinis langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas stasiun. Pihak stasiun kemudian dengan cepat meneruskan informasi ini kepada aparat kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Menerima laporan dari pihak stasiun, personel Polsek Kadungora langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas segera mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP awal, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi.

Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. Slamet Garut untuk proses penanganan medis dan identifikasi kepolisian. Hingga saat ini, identitas pasti dari perempuan tersebut masih belum diketahui.

“Polsek Kadungora masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab pasti dari kejadian ini,” tambah Kompol Alit.

Menyikapi peristiwa ini, Polres Garut kembali menegaskan dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di dekat area rel.

Masyarakat dilarang keras berjalan, bermain, maupun melakukan aktivitas apa pun di sepanjang jalur lintasan kereta api.

Pihak kepolisian juga meminta warga untuk segera melapor kepada petugas terdekat jika melihat seseorang yang berada dalam kondisi membahayakan atau mencurigakan di area lintasan kereta api demi mencegah berulangnya kecelakaan serupa.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tanah Carik Siap Digarap, Warga Cigantang Tunggu ‘Lampu Hijau’ Aset Pemkot
Sopir Angkot Cibeureum – Petir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Dianiaya Oknum Polisi
DPRD Kota Tasikmalaya Desak Audit Internal RSUD dr. Soekardjo Buntut Laporan Malapraktik
Luar Biasa! Unimen Buka 8 Prodi Baru Sekaligus, Total 21 Program Studi 
ARMADA TUA JADI KENDALA! Bupati Enrekang: 1 Dump Truck Baru dari CSR Diharapkan Urai Masalah Sampah
Wisata The Nice Playland Diduga Caplok Jalan Publik, Pengelola 4 Kali Mangkir Audiensi
Cegah Stunting, Satgas TMMD Kodim 0612/Tasikmalaya dan Posyandu Bougenville Bagikan Makanan Bergizi
Dikira Boneka, Warga Pananjung Garut Temukan Mayat Janin Bayi di Selokan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Diduga Abaikan Klakson Kereta, Seorang Wanita Misterius Tertemper KA 12 di Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Tanah Carik Siap Digarap, Warga Cigantang Tunggu ‘Lampu Hijau’ Aset Pemkot

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Sopir Angkot Cibeureum – Petir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:31 WIB

DPRD Kota Tasikmalaya Desak Audit Internal RSUD dr. Soekardjo Buntut Laporan Malapraktik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Luar Biasa! Unimen Buka 8 Prodi Baru Sekaligus, Total 21 Program Studi 

Berita Terbaru