Ketua PWRI Desak Pemkot Tasikmalaya Segera Bertindak Atasi Rokok Ilegal

Selasa, 9 September 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Peredaran rokok ilegal di Kota Tasikmalaya semakin memprihatinkan. Rokok tanpa pita cukai resmi atau dengan pita cukai yang diduga palsu, kini dengan mudah ditemukan di kios dan warung kecil.

Kondisi ini menimbulkan keresahan dan dinilai merugikan banyak pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Tasikmalaya, Asep Setiadi, menegaskan bahwa fenomena maraknya rokok ilegal ini tidak bisa dibiarkan.

Ia mendesak Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama aparat terkait untuk segera bertindak tegas menertibkan peredarannya.

“Pemkot harus segera bertindak. Jangan sampai peredaran rokok ilegal ini semakin meluas. Selain merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, juga merusak persaingan usaha dan bisa berdampak pada kesehatan masyarakat,” kata Asep Setiadi, Senin (9/9/2025).

Menurut Asep, peredaran rokok ilegal bisa menimbulkan kerugian besar bagi negara. Dari sisi ekonomi, potensi penerimaan cukai yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah berpotensi hilang.

Sementara dari sisi sosial, harga rokok ilegal yang jauh lebih murah menjadi daya tarik bagi kalangan pelajar dan masyarakat kecil, yang justru memperbesar risiko terhadap kesehatan.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan, sehingga rokok ilegal bisa beredar bebas. Karena itu, ia mendorong Bea Cukai, Satpol PP, dan aparat kepolisian untuk berkolaborasi melakukan operasi pasar, razia, dan penindakan hukum terhadap para pelaku usaha nakal.

“Harus ada tindakan nyata. Jangan sampai para pelaku yang memproduksi dan mengedarkan rokok ilegal merasa aman. Kalau dibiarkan, ini bisa jadi ancaman serius bagi daerah kita,” tegasnya.

PWRI Kota Tasikmalaya, lanjut Asep, siap mendukung langkah pemerintah dalam memberikan informasi di lapangan. Ia berharap, pemerintah lebih terbuka menerima masukan masyarakat serta menggandeng organisasi wartawan dalam mengedukasi masyarakat agar tidak tergiur membeli rokok ilegal.

“Ini bukan hanya soal cukai, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga generasi muda dan kesehatan masyarakat. Kami berharap Pemkot benar-benar serius,” pungkasnya.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Progres Positif Penanganan ATS: 2.764 Anak di Kota Tasikmalaya Kembali Sekolah
Terobosan SDN 2 Awipari: Berdayakan Guru PAI Lokal Jadi Penceramah Maulid Nabi
Bocornya Potensi PAD: Komisi III DPRD Sentil Karut-Marut Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya
Dari Rontgen Hingga CKG, Ratusan WBP Rutan Pemalang Antusias Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Jalan Ternate Jadi Jalur Alternatif Favorit Warga di Tengah Cuaca Ekstrem
Fenomena Unik Pilkades Pemalang, Emak-Emak Desa Sungapan Patungan Duit Dukung Waindun
Hadir di Rakercab DPC Peradi, Dekan FH Unsa Makassar Perkuat Sinergi Cetak Advokat Kompeten
Dekan FH Unsa Makassar Tegaskan Komitmen di Munas APPTHI Jakarta, Dorong Sinergi Kampus Hukum se-Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:27 WIB

Progres Positif Penanganan ATS: 2.764 Anak di Kota Tasikmalaya Kembali Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 16:56 WIB

Terobosan SDN 2 Awipari: Berdayakan Guru PAI Lokal Jadi Penceramah Maulid Nabi

Selasa, 1 September 2026 - 16:35 WIB

Bocornya Potensi PAD: Komisi III DPRD Sentil Karut-Marut Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya

Selasa, 1 September 2026 - 16:27 WIB

Dari Rontgen Hingga CKG, Ratusan WBP Rutan Pemalang Antusias Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Selasa, 1 September 2026 - 16:22 WIB

Jalan Ternate Jadi Jalur Alternatif Favorit Warga di Tengah Cuaca Ekstrem

Berita Terbaru