Dekan FH Unsa Makassar Tegaskan Komitmen di Munas APPTHI Jakarta, Dorong Sinergi Kampus Hukum se-Indonesia

Selasa, 1 September 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MNP – Musyawarah Nasional Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (Munas APPTHI) 2026 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta pada 27–29 Agustus 2026 berlangsung dinamis dan menghasilkan kepengurusan baru.

Dalam forum strategis yang mempertemukan lebih dari 100 pimpinan perguruan tinggi hukum se-Indonesia ini, Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Prof. Iwan Satriawan, SH., MCL., PhD resmi terpilih sebagai pimpinan APPTHI periode baru.

Kehadiran para pimpinan kampus hukum dari seluruh penjuru tanah air menjadi penanda kuatnya semangat kolaborasi untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi hukum di era nasional maupun global.

Salah satu kampus yang turut ambil bagian adalah Fakultas Hukum Universitas Sawerigading Makassar.

Dekan FH UNSA Makassar, Dr. Dian Eka Kusuma Wardani, SH.,MH hadir langsung dalam forum tersebut sebagai bentuk komitmen institusi untuk aktif dalam jejaring nasional pendidikan hukum.

Rangkaian Munas APPTHI 2026 dibuka dengan Seminar Nasional yang mengangkat dua topik krusial.

Topik pertama adalah “Pengembangan Profesi dan Karir Dosen” yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH, Guru Besar Universitas Juanda.

Beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dosen hukum agar mampu bersaing dan berkontribusi pada pembangunan hukum Indonesia.

Dilanjutkan dengan topik kedua “Menuju Akreditasi Unggul dan Keberlanjutan Peningkatan Kualitas Akademik” yang dibawakan oleh dua Asesor BAN-PT, Prof. Dr. Mella Ismelina, SH., MH dan Prof. Dr. Angkasa, SH., M.Hum.

Dalam paparannya, keduanya menyoroti strategi kampus hukum untuk mencapai akreditasi unggul melalui tata kelola, kurikulum berbasis MBKM, penelitian, dan pengabdian yang berdampak.

Diskusi ini menjadi bekal penting bagi setiap pimpinan fakultas hukum termasuk FH UNSA.

Munas APPTHI kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan pimpinan baru, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antar perguruan tinggi hukum.

Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari tantangan kurikulum, digitalisasi pembelajaran hukum, hingga peran kampus dalam merespons dinamika regulasi dan penegakan hukum di Indonesia.

Forum ini menjadi ruang temu gagasan untuk melahirkan kebijakan bersama demi kemajuan pendidikan hukum nasional.

Bagi FH UNSA Makassar, keikutsertaan Dr. Dian Eka Kusuma Wardani, SH.,MH dalam Munas ini menegaskan komitmen untuk terus aktif membangun jaringan dan kolaborasi.

“Kami hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai bagian dari gerakan bersama menguatkan mutu pendidikan tinggi hukum. FH UNSA siap bersinergi dengan kampus lain di bawah kepemimpinan baru APPTHI,” ungkapnya.

Dengan terpilihnya Prof. Iwan Satriawan sebagai pimpinan APPTHI yang baru, para peserta Munas berharap asosiasi ini semakin solid dalam memperjuangkan kualitas lulusan hukum Indonesia.

FH UNSA Makassar menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran aktif dalam program-program strategis APPTHI ke depan, mulai dari penguatan akreditasi, pengembangan dosen, hingga pengabdian hukum kepada masyarakat.

Loading

Penulis : Maxi Sondakh/Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru