PEMALANG, MNP – Fenomena unik dan langka mewarnai persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang.
Demi mendambakan perubahan di wilayahnya, sekelompok ibu rumah tangga di Desa Sungapan kompak menyisihkan uang belanja harian untuk mendanai kampanye calon kepala desa pilihan mereka, Waindun (60).
Aksi tak biasa ini mendadak viral setelah ratusan emak-emak berkumpul membawa toples transparan berisi jajanan dan makanan secara mandiri saat mengantarkan Waindun mendaftar sebagai calon kades di balai desa setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gerakan sukarela ini murni lahir dari inisiatif para ibu rumah tangga tanpa adanya paksaan atau iming-iming politik uang.
“Kami butuh pemimpin yang ngerti kebutuhan dapur, harga sembako murah, dan jalanan desa mulus biar anak-anak aman ke sekolah. Makanya, daripada nunggu dikasih amplop, mending kami yang modalin calon kades yang jujur,” tegas Koordinator Aksi, Harti (45), Selasa (01/09/2026).
Senada dengan Harti, Rina (48), warga setempat, menuturkan bahwa keterlibatan para ibu rumah tangga didasari keinginan kuat memiliki pemimpin desa yang amanah dan merakyat.
“Kami berkumpul di sini membawa jajan dan makanan sendiri tanpa ada uang amplop. Daripada dikasih uang, nantinya malah belum tentu benar kalau sudah jadi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Waindun mengaku terharu dan tidak menyangka akan mendapatkan dukungan sesolid ini dari warga, khususnya kalangan perempuan. Pensiunan pegawai tersebut awalnya sempat ragu untuk maju dalam kontestasi politik desa.
“Saya hanya pensiunan biasa, bukan pejabat. Namun karena desakan yang terus berdatangan dari saudara, tetangga, pemuda, hingga tokoh agama, akhirnya saya menyanggupi,” ujar Waindun terharu.
Ia menambahkan, dana patungan sukarela dari warga tersebut dialokasikan untuk membiayai kebutuhan logistik kampanye, mulai dari pencetakan spanduk hingga konsumsi saat pertemuan warga.
Aksi gotong royong warga Desa Sungapan ini menjadi potret nyata dari politik bersih dan partisipatif.
Fenomena tersebut sekaligus membuktikan bahwa peran serta perempuan memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kepemimpinan di tingkat desa menjelang pemungutan suara Pilkades Serentak Pemalang pada 9 November 2026 mendatang.
![]()
Penulis : Ragil
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan