Ketua IWO Inhu Kecam Pencatutan Nama Media dalam Skandal Pungli Emas Ilegal di Peranap

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERANAP, INHU, MNP – Praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran anak sungai dan rawa-rawa Baturijal Hilir hingga Hulu, Kecamatan Peranap, kini tidak hanya merusak ekosistem lingkungan, tetapi juga mulai menyerang integritas institusi pers.

Menanggapi rumor yang beredar terkait adanya aliran dana “upeti” dari aktivitas ilegal tersebut ke meja redaksi, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indragiri Hulu, Rudi Walker Purba, memberikan pernyataan tegas guna meluruskan informasi dan membela kredibilitas media di wilayahnya.

​Berdasarkan investigasi lapangan, para penambang kecil di wilayah Baturijal Barat, Gumanti, Katipopura, hingga Semelinang Tebing diduga terjepit dalam skema pungutan liar (pungli) sistematis.

Para oknum pengurus di lapangan diketahui menarik jatah mingguan sebanyak empat kali dalam sebulan.

​Celakanya, uang yang diperas dari para penambang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu dengan cara mencatut nama media, termasuk media TRAN7RIAU, guna menciptakan perlindungan semu seolah-olah aktivitas tersebut telah “terkoordinasi” dengan pihak pers.

​Ketua IWO Inhu, Rudi Walker Purba, menegaskan bahwa tuduhan yang menyerang Pimpinan Media TRAN7RIAU adalah fitnah yang dirancang untuk merusak nama baik perusahaan pers dan membungkam sikap kritis jurnalis terhadap pengrusakan lingkungan.

​”Kami tegaskan, tidak ada satu rupiah pun uang hasil tambang ilegal (PETI) yang mengalir ke rekan-rekan media di bawah naungan IWO, khususnya TRAN7RIAU. Jangan mencoba mengotori marwah pers dengan emas yang berlumur fitnah,” ujar Rudi Walker Purba dengan nada bicara tegas.

​Peringatan Keras Bagi Oknum Berinisial A, B, C, dan D ​Pihak IWO dan redaksi media terkait memberikan peringatan terbuka kepada para oknum pengutip lapangan yang bersembunyi di balik inisial A, B, C, dan D. ​

Hentikan Pencatutan Nama: Segala bentuk pencatutan nama media untuk melegalkan pungli akan segera dilaporkan dan dibawa ke ranah hukum.

​Ancaman Pidana: Setiap fitnah yang dihembuskan di ruang publik maupun media sosial akan dipantau. Pelaku dapat dijerat dengan UU ITE dan pasal Pencemaran Nama Baik.

​Melalui pernyataan resmi ini, IWO Inhu mendesak Aparat Penegak Hukum untuk segera mengambil tindakan nyata dengan menindak tegas lokasi PETI: Segera turun ke lokasi di Baturijal, Gumanti, dan Semelinang Tebing untuk memberantas aktivitas tambang ilegal.

Selain itu, Sikat Oknum Pungli dengan menangkap para pengurus tambang yang melakukan pungli mingguan dan sering menjual nama institusi/media untuk menakuti warga.

​”IWO Inhu dan media jaringannya akan tetap berdiri sebagai pilar demokrasi yang independen. Kami tidak akan goyah oleh intimidasi maupun suap dari hasil perusakan lingkungan,” pungkas Rudi Walker Purba.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata
Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda
Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya
Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu
Healing Hemat di Kuningan: Menikmati Sunset dan Udara Sejuk di Taman Bunut
Rutin Gelar Pengajian Kitab Bulanan, RPA CV Assalam Family Pererat Silaturahmi Bersama Warga Bantarsari
Tegang! Karyawan PT SBL Tertibkan Rombongan Mengaku KSO Agrinas di Indragiri Hulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:48 WIB

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:54 WIB