TASIKMALAYA, MNP – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sukapura menyampaikan himbauan penting kepada seluruh pelanggan menyusul terjadinya kebocoran pada pipa utama berdiameter 400 mm di wilayah Singaparna Timur, pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.
Insiden ini berdampak pada terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah, khususnya Tasik Barat, Tasik Timur, Cibeureum, Kawalu, hingga Manonjaya.
Melalui keterangan resminya, pihak Humas PDAM Tirta Sukapura mengungkapkan bahwa kebocoran tersebut memerlukan penanganan teknis yang cukup kompleks, mengingat posisi dan ukuran pipa yang terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses perbaikan diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih satu hari, sementara untuk tahap normalisasi distribusi air hingga kembali stabil diprediksi memakan waktu hingga tujuh hari.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, pelanggan di wilayah terdampak dihimbau untuk segera melakukan langkah antisipatif, salah satunya dengan menampung air secukupnya guna memenuhi kebutuhan harian selama masa gangguan berlangsung.
PDAM juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok.
Pihak PDAM Tirta Sukapura menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan perbaikan secepat mungkin.
Upaya maksimal akan terus dilakukan agar layanan air bersih dapat kembali normal dalam waktu yang telah diperkirakan.
Masyarakat diharapkan dapat memahami situasi ini sebagai bagian dari upaya perbaikan infrastruktur demi peningkatan kualitas pelayanan ke depan.
Informasi lanjutan terkait perkembangan perbaikan akan terus disampaikan melalui saluran resmi PDAM Tirta Sukapura.
![]()
Penulis : Arrie Haryadi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan