Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP —– Keluhan warga Enrekang soal layanan PDAM yang sempat macet beberapa hari terakhir akhirnya mendapat jawaban.

Pelanggan mempertanyakan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Massenrempulu karena tagihan rutin dibayar lancar, namun air justru tidak mengalir ke rumah warga.

Menanggapi hal itu, Plt Direktur PDAM Tirta Massenrempulu, Gawan, menjelaskan penyebab utama gangguan tersebut.

Dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/6/2026), Gawan menyebut pelayanan air bersih terganggu akibat patahnya pipa distribusi utama yang berada di tepi jurang dengan medan sangat ekstrem.

“Lokasinya curam dan berbahaya, sehingga tim teknis butuh waktu dan kehati-hatian ekstra untuk melakukan perbaikan. Ini bukan pipa biasa yang di pinggir jalan,” tegas Gawan.

Ia memahami keresahan warga, namun memastikan seluruh petugas sudah bekerja maksimal sejak pipa dilaporkan patah.

Kabar baiknya, Gawan memastikan pekerjaan perbaikan telah rampung malam ini, Selasa (3/6/2026).

“Alhamdulillah, pukul 20.00 WITA tadi tim sudah menyelesaikan penyambungan pipa yang patah di jurang itu. Sekarang tinggal proses normalisasi tekanan dan pengisian jaringan,” ujarnya. Ia menambahkan, jika tidak ada kendala lanjutan, distribusi air ke rumah pelanggan akan kembali normal mulai besok, Rabu (4/6/2026).

Atas nama manajemen, Gawan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak.

Ia juga mengapresiasi kesabaran warga selama proses perbaikan berlangsung. “Kami sadar air adalah kebutuhan vital. Kejadian ini jadi evaluasi agar ke depan sistem mitigasi pipa di titik rawan lebih kuat. Insyaallah besok air sudah mengalir normal.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sampaikan 5 Tuntutan ke DPN Indonesia, GRAK Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Berkat Kesigapan Polisi, Maryani Jadi Remaja Terakhir Ditemukan Selamat
Keren! Warga Kp. Cikiara Tasikmalaya Bikin Gapura dari 1.500 Galon Bekas
Wujudkan Lansia Aktif dan Mandiri, Pemkot Tasikmalaya Buka Ceramah Umum Sekolah Lansia
Bahas Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Jeneponto Konsultasi ke BKAD Sulsel
Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Bersinergi Berantas Koperasi Liar
Memasuki Musim Kemarau, Camat Paku Paskahariadi Imbau Masyarakat Cegah Karhutla
Pelantikan MWC NU se-Jeneponto, Bupati Dorong Sinergi Organisasi Keagamaan dan Pemda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sampaikan 5 Tuntutan ke DPN Indonesia, GRAK Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:19 WIB

Berkat Kesigapan Polisi, Maryani Jadi Remaja Terakhir Ditemukan Selamat

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:56 WIB

Keren! Warga Kp. Cikiara Tasikmalaya Bikin Gapura dari 1.500 Galon Bekas

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:44 WIB

Wujudkan Lansia Aktif dan Mandiri, Pemkot Tasikmalaya Buka Ceramah Umum Sekolah Lansia

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WIB

Bahas Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Jeneponto Konsultasi ke BKAD Sulsel

Berita Terbaru