Hadir di Forum Akselerator Negeri, Bupati Pakpak Bharat Siap Pacu Inovasi dan Optimalisasi Kinerja Daerah

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Forum Akselerator Negeri yang digelar di Palembang, Senin (27/04/2026).

Kegiatan ini bertujuan menciptakan iklim kompetitif guna mendorong optimalisasi kinerja pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, M. Tito Karnavian, menyoroti keragaman kemampuan Kepala Daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ia menekankan bahwa meski memiliki kewenangan yang sama, efektivitas kepemimpinan di setiap daerah sangat bergantung pada inovasi masing-masing kepala daerah.

“Metode terbaik adalah menciptakan iklim yang kompetitif, sehingga daerah dapat saling bersaing secara sehat,” tegas Mendagri.

Tito juga menggarisbawahi pentingnya peran media dalam menyebarluaskan capaian positif pemerintah daerah.

Transparansi dan informasi yang berimbang dinilai menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Forum di Palembang ini merupakan pembuka dari rangkaian kegiatan nasional yang akan dilaksanakan di enam pulau besar di Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Pusat telah menyiapkan berbagai insentif fiskal bagi daerah yang menunjukkan prestasi nyata, khususnya dalam pengendalian inflasi, penurunan angka pengangguran, pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, serta inovasi pembiayaan daerah.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyatakan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Melalui berbagai bentuk inovasi terhadap layanan masyarakat, kami tentu akan terus melakukan pembenahan. Tujuannya agar kehadiran pemerintah senantiasa memberi solusi bagi setiap permasalahan dan pelayanan bagi masyarakat Pakpak Bharat,” ucap Franc.

Ia menambahkan, keterlibatan Pakpak Bharat dalam forum ini menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana efektivitas program yang telah berjalan, sekaligus menyerap strategi baru untuk mendekatkan pelayanan kepada warga di tingkat akar rumput.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB