Gen Z Enrekang Diajak Melek Digital: Bapenda-BI Kenalkan QRIS di SMAN 2, Transaksi Cukup “Scan”

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP – Era transaksi tanpa uang tunai kini mulai digencarkan hingga ke bangku sekolah sebagai wujud implementasi menghadapi digitalisasi.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Enrekang menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) menggelar Sosialisasi Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS di Era Digitalisasi, Kamis 7/5/2026.

Kegiatan yang menyasar ratusan pelajar UPT SMA Negeri 2 Enrekang ini menjadi langkah konkret mendorong literasi keuangan digital sekaligus mempercepat digitalisasi pembayaran di Bumi Massenrempulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para siswa diharapkan menjadi agen perubahan yang menularkan kebiasaan transaksi non-tunai ke keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Bertempat di aula UPT SMAN 2 Enrekang, sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh antusias.

Narasumber dari Bank Indonesia dan Bapenda Enrekang memaparkan secara lugas apa itu sistem pembayaran digital, bagaimana cara kerja QRIS, hingga manfaat besar transaksi non-tunai: aman karena mengurangi risiko uang palsu, cepat karena cukup satu kali scan, mudah diakses lewat ponsel, dan efisien tanpa perlu repot kembalian.

Para pelajar juga langsung diajak praktik cara scan QRIS menggunakan aplikasi pembayaran di ponsel masing-masing, mulai dari bayar jajan di kantin sekolah hingga simulasi transaksi UMKM.

Sesi tanya jawab pun ramai, menunjukkan rasa ingin tahu generasi muda yang tinggi terhadap teknologi finansial.

Kepala Bapenda Enrekang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi besar Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau P2DD.

“Kita mulai dari pelajar karena mereka digital native, cepat menyerap, dan bisa jadi influencer di rumah. Kalau anak-anak sudah terbiasa pakai QRIS, maka ekosistem cashless society di Enrekang akan lebih cepat terbentuk,” ujarnya.

Pihak Bank Indonesia menambahkan, QRIS adalah standar nasional yang menyatukan semua aplikasi pembayaran.

Artinya, satu QR bisa di-scan pakai dompet digital apapun, sehingga pedagang kecil pun tidak perlu repot menyediakan banyak barcode.

Dengan adanya sosialisasi ini, Pemkab Enrekang optimistis indeks digitalisasi daerah akan terdongkrak. Tak hanya memudahkan masyarakat, transaksi digital juga membuat pencatatan pendapatan daerah lebih transparan dan akuntabel.

Kedepan, Bapenda dan BI berkomitmen memperluas sosialisasi serupa ke sekolah lain, pasar tradisional, hingga pelaku UMKM.

“Harapannya, bayar pajak, retribusi, belanja di warung, semua cukup scan QRIS. Enrekang siap masuk era digital sepenuhnya,” tutup perwakilan Bapenda disambut tepuk tangan siswa SMAN 2.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru