Diduga dari Kandang Ayam, Teror Ribuan Lalat Serang Desa Jati Rejo

Minggu, 2 Maret 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inhu, MNP – Viral teror ribuan ekor lalat yang menyerang masyarakat Desa Jati Rejo Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau.

Usut punya usut, lalat tersebut diduga disebabkan dari kandang ayam milik P. Sinaga yang terletak tidak jauh dari pemukiman warga Masyarakat Dusun ll Jati Rejo dan sebuah Suarau ataupun Musholla berjarak sekitar 20 meter.

Warga tidak berani buka suara alias takut tentang ribuan lalat, karena Anak P. Sinaga seorang polisi.

DK salah seorang warga yang juga tinggal di Jati Rejo mengatakan, jika sebenarnya masyarakat desanya mayoritas tidak senang dengan adanya kandang ayam milik P. Sinaga yang terletak tidak jauh dari rumah ibadah dan pemukiman masyarakat.

“Tetapi mereka tak punya keberanian untuk menegur ataupun bersuara terlalu banyak. Karena anak P. Sinaga ada yang menjadi Polisi,” kata DK, Sabtu (01/03/2025).

Meskipun warga resah dan terganggu, namun bisa apa dengan adanya kandang ayam itu, bagaimana tidak terganggu, ribuan lalat menyerang kampung.

“Mungkin ini sudah mulai berkurang tetapi nanti ketika ayam mulai masuk, dan musim panen tiba, populasinya bakal naik pesat,” jelas DK.

“Kami hanya bisa diam tak berani berbuat apa-apa, karena anak P. Sinaga yang seorang anggota Polisi selalu menjadi tameng usaha kandang ayam P. Sinaga,” keluh DK.

Tim media berhasil mengonfirmasi P. Sinaga dengan mendatangi kandang ayam miliknya, disana juga datang anak P. Sinaga yang seorang anggota Polisi.

Mereka menerangkan jika kandang ayam yang mereka bangun sudah sangat modern menggunakan blower dan tertutup, kotorannya juga kering jadi tidak bau dan tidak banyak lalat.

“Lihatlah, kandang ayam kami tidak bau dan tidak ada lalatnya, kandang ayam kami juga tertutup kok, dan kami selalu memberikan hasil panen kami ke masyarakat sekitar kok,” ujar P. Sinaga.

“Mereka setau saya tidak ada yang komplain, mungkin saja lalat itu berasal dari kandang sapi dan kambing di sekitar rumah mereka, ataupun dari PT. Tunggal ketika menyerang pupuk komposnya,” terang P. Sinaga

Senada dengan ayahnya, anak P. Sinaga yang seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Pasir Penyu juga membantah jika serangan ribuan lalat itu berasal dari kandang milik orang tuanya.

Dirinya sempat berkata dengan nada tinggi kepada tim media, “Buka masker kalian, biar tau aku wajah kalian, ngapain pakai masker disini, orang gak bau kok,” ucap

Yang jelas sebelum kandang ayam ini ada, lalat sudah ada, saya saja di asrama sering banyak lalat, ketika makan banyak lalat, padahal itu di kota, mau menyalahkan siapa.

Saya juga pertanyakan dengan Rio kadus, gak ada masalah kok. ” Jawab anak P. Sinaga yang menjabat sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Pasir Penyu

Sikap anak P. Sinaga yang diketahui seorang anggota Polisi dan juga Bhabinkamtibmas sangat disayangkan.

Sebagai Bhabinkamtibmas seharusnya mengayomi warga dan bertutur sopan, menanggapi laporan keluh kesah warga dengan bijak.

Bukan malah berkata dengan nada tinggi dan melindungi keluarganya dari teguran masyarakat tentang serangan ribuan ekor lalat yang diduga berasal dari kandang ayam milik keluarganya.

Diketahui, kandang ayam berkapasitas 25.000 ekor ayam tersebut dekat dengan pemukiman dan hanya berjarak sekitar 20 meter dengan Suarau ataupun Musholla.

Loading

Penulis : Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok
Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?
Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden
Warga Perumahan Mutiara Citra Gelar Tasyakur Binikmat, Apresiasi Pembangunan Dana Reses
Fraksi PKB Tasikmalaya Ingatkan Viman-Diky: Pemerintah Jangan Kerja Sendiri, Banyak Target RPJMD Tak Relevan
Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:58 WIB

PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden

Berita Terbaru