Diduga Ada Oknum ‘Garong’ Gadai Emas di Pegadaian Enrekang

Rabu, 14 Mei 2025 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Pegadaian Enrekang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Cabang Enrekang menjadi sorotan warga Masyarakat.

Salah seorang warga Enrekang bernama Ryan telah menebus emas yang digadaikan keluarganya beberapa waktu lalu seberat 9,5 gram, tapi setelah ditebus tidak ada proses penimbangan ulang.

Terungkap bahwa ada ketidak sesuaian berat emas yang telah digadaikan di Pegadaian Kota Enrekang yang setelah keluarga korban membawa emas itu ke pasar Sentral Enrekang untuk ditimbang.

Ternyata setelah ditimbang beratnya tinggal 5,4 gram tidak sesuai dengan berat emas yang tertulis di surat gadai.

Kemana Emas 4,1 gram yang digadai ini?

Kasus ini sangat memprihatinkan dan menimbulkan keresahan Masyarakat dan bertanya tanya tentang integritas dan transparansi proses yang ada pegadaian Enrekang.

Kejadian ini diduga bahwa adanya  manipulasi berat emas untuk keuntungan pihak tertentu.

Setelah pihak keluarga korban bernegosiasi dengan pihak Pegadaian Enrekang maka terjadi kesepakatan.

Bahwa pihak korban menyerahkan kembali emas seberat 5,4 gram untuk digantikan sesuai dengan kadar dan berat emas sebelumnya yaitu 9,5 gram, batas waktu hingga Senin depan yaitu tanggal 19 Mei 2025.

Ketika dikonfirmasi oleh awak Media pada hari Rabu tanggal 14 Mei 2025, Kepala Pimpinan Cabang Pegadaian Kab Enrekang Nasrullah mengakui bahwa kasus tersebut memang ada.

Tapi lanjut Nasrullah, pihaknya sudah siap untuk membayar sesuai dengan tuntutan, namun perlu diketahui bahwa pada saat penimbangan jaminan gadai emas tersebut terjadi kekeliruan pegawai yang seharusnya tertulis 5,4 gram yang ternyata tertulis 9,5 gram.

“Sebagai bentuk pertanggung jawaban maka pihak pegadaian tetap mengganti emas sesuai dengan yang tertulis di surat gadai,” pungkas Nasrullah.

Dalam postingan Riyan di media sosial Facebook miliknya mengatakan bahwa Kami berharap kejadian ini akan menjadi pembelajaran untuk kita semua.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru