GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, MNP — Nama Kabupaten Enrekang kembali menggema di gelanggang nasional.

Kontingen Tapak Suci Pesantren Muhammadiyah Boarding School MBS Enrekang sukses mencuri perhatian ribuan penonton setelah memborong 9 medali pada ajang Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship CSC 2026.

Turnamen prestisius yang berlangsung 8-10 Mei 2026 di GOR Sudiang Makassar ini mempertemukan pesilat-pesilat muda terbaik dari seluruh Indonesia, dan MBS Enrekang membuktikan diri bukan sekadar peserta, tapi penantang serius gelar juara.

Keberhasilan 9 santri MBS Enrekang naik podium menjadi bukti nyata bahwa pembinaan bela diri di pesantren ini berjalan sistematis dan konsisten.

Di bawah naungan Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci, para santri tampil penuh percaya diri, mental baja, dan teknik mumpuni.

Sorakan “Takbir!” berkali-kali menggema setiap kali pesilat MBS Enrekang mencetak poin, membuat suasana GOR Sudiang terasa seperti kandang sendiri.

Dua medali emas menjadi kado paling manis untuk MBS Enrekang. Arzal tampil dominan di kelas Under dan memastikan medali emas pertama untuk kontingen Enrekang.

Tidak mau kalah, Rezky Aditya menyusul dengan performa memukau di kelas C, mengunci emas kedua setelah mengalahkan lawan-lawannya dengan kombinasi tendangan dan tangkisan khas Tapak Suci.

Dua emas ini langsung mengangkat posisi MBS Enrekang ke jajaran pesantren dengan perolehan medali terbanyak di kejuaraan tersebut.

Selain dua emas, kontingen MBS Enrekang juga menyumbang satu medali perak lewat Azizul di kelas G.

Perjuangan Azizul patut diacungi jempol karena ia berhasil menembus final dan hanya takluk dari pesilat tuan rumah.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Azizul menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya yang berlaga di hari berikutnya.

Enam medali perunggu melengkapi pesta medali MBS Enrekang. Para peraihnya adalah Dehansa di kelas B, Mulfi di kelas D, M. Alwaizhan Subhii di kelas C, Agung di kelas D, Prawira di kelas F, dan Syahrul di kelas A.

Meski hanya meraih perunggu, perjuangan mereka membuka jalan bagi MBS Enrekang untuk menduduki peringkat atas klasemen medali pesantren peserta.

Konsistensi ini menunjukkan kedalaman skuad Tapak Suci MBS Enrekang di hampir semua kelas tanding.

Kepala Pesantren MBS Enrekang menyambut prestasi ini dengan haru dan rasa syukur.

“Alhamdulillah, ini bukti bahwa pembinaan karakter dan prestasi di MBS Enrekang berjalan seimbang. Kami tidak hanya mendidik santri untuk cerdas secara agama, tapi juga kuat secara fisik dan mental. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik pesantren,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada pelatih Tapak Suci dan orang tua santri atas dukungan penuh selama masa persiapan.

Prestasi di CSC 2026 ini mendapat apresiasi luas dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Enrekang dan masyarakat Kabupaten Enrekang.

PDM Enrekang menilai keberhasilan ini sebagai buah dari kolaborasi antara pesantren, perguruan Tapak Suci, dan dukungan pemerintah daerah dalam membina generasi muda.

Olahraga pencak silat dianggap sebagai wahana efektif untuk membentuk karakter disiplin, jujur, dan berdaya saing tinggi sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.

Dengan raihan 2 emas, 1 perak, dan 6 perunggu, MBS Enrekang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pesantren rujukan pembinaan Tapak Suci di Sulawesi Selatan.

Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi santri-santri lain untuk terus berlatih dan mengharumkan nama Enrekang di kancah yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat internasional.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas
Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah
Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik
Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya
Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut
Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?
Tembus 1.000 Burung Merpati! Arena MBC Yora Tasikmalaya Meledak di Anniversary ke-2
Pesona Budaya Lokal di Milangkala Kuningan ke-528: Ribuan Pasang Mata Terpukau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas

Senin, 14 September 2026 - 12:44 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah

Senin, 14 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik

Senin, 14 September 2026 - 09:06 WIB

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Minggu, 13 September 2026 - 21:27 WIB

Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut

Berita Terbaru

Berita terbaru

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Senin, 14 Sep 2026 - 09:06 WIB