Bangkit dari Puing Kebakaran, Sejumlah Pedagang Pakaian di Pemalang Mulai Tempati Kios

Senin, 9 Maret 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP – Bangkit dari api dan sisa puing kebakaran, sejumlah Pedagang pakaian pasar pagi Pemalang kembali berjualan jelang lebaran. Pedagang mulai menempati ratusan kios baru yang dibangun oleh Pemkab Pemalang.

Nampak suasana kembali hidup di area pasar, setelah sempat lumpuh beberapa bulan akibat kebakaran hebat yang menghanguskan sekitar 108 kios milik pedagang, pada 23 Desember 2025 lalu.

Yusnali (35) salah seorang pedagang ketika ditemui di lapak dagangannya mengaku jika dirinya sudah mulai menempati kiosnya sejak awal Ramadan.

“Walupun belum sepenuhnya rapi,saya sudah mulai berjualan sejak awal Ramadan,” tutur Yus, panggilan akrabnya, pada Senin (9/3).

Yus menambahkan, Deretan lapak yang baru berdiri di bekas bangunan lama dan pera pemilik kios tidak dipungut biaya oleh Pemerintah setempat.

“Ada sekitar 100 lebih kios baru dibangun semuanya gratis, hanya untuk sekat – sekat kita pakai biaya sendiri, Alhamdulillah untuk omzet penjualan sedikit demi sedikit mulai ada,” tuturnya sambil tersenyum.

Terpantau di lokasi, deretan kios yang menjajakan pakaian dan sandal – sepatu serta tas ini, mulai dipenuhi pera pedagang.

Aktivitas jual beli pun perlahan kembali menggeliat, terlebih menjelang Lebaran beberapa hari lagi, ketika kebutuhan masyarakat meningkat.

Fitri (30) seorang pembeli mengatakan, jika dirinya merupakan pelanggan di kios pakaian tersebut, sengaja datang ke lokasi memastikan sudah mulai berjualan apa belum para pedagang setelah beberapa bulan tutup akibat kebakaran.

“Belanja disini disamping sudah langganan, untuk harga bisa menghemat ya dibandingkan di Mall atau pusat perbelanjaan yang harganya mahal apalagi moment jelang lebaran,” ungkapnya.

Pembangunan kembali ratusan kios pakaian pasar pagi Pemalang, merupakan langkah Pemerintah Daerah agar para pedagang tetap memiliki tempat usaha setelah kios dan lapak mereka hangus terbakar.

Loading

Penulis : Red

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kenang Almarhumah Kanaya, Lagu Karya KDM Pernah Dibawakan di Acara Kenaikan Kelas
Ekonomi Rancage Dorong UMKM Naik Kelas, Potensi Lokal Tasikmalaya Jadi Sorotan
Sinergi Samsat Tasikmalaya dan Insan Pers, Perkuat Akses Layanan  Informasi Bagi Warga
Program Kipas Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Tingkatkan Kompetensi Kader ASI Eksklusif di Cilembang
Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir
Hari Lantas ke 71, Satlantas Polres Jeneponto Berbagi Bansos di Binamu 
Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Nurul Falah Rumbia, Imbau Warga Waspadai Karhutla
Tekan Defisit Stok Darah, PMI Kota Tasikmalaya Gandeng Bank Indonesia Edukasi 150 Peserta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:20 WIB

Kenang Almarhumah Kanaya, Lagu Karya KDM Pernah Dibawakan di Acara Kenaikan Kelas

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Ekonomi Rancage Dorong UMKM Naik Kelas, Potensi Lokal Tasikmalaya Jadi Sorotan

Rabu, 16 September 2026 - 17:36 WIB

Sinergi Samsat Tasikmalaya dan Insan Pers, Perkuat Akses Layanan  Informasi Bagi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Program Kipas Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Tingkatkan Kompetensi Kader ASI Eksklusif di Cilembang

Rabu, 16 September 2026 - 14:20 WIB

Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir

Berita Terbaru