PEMALANG, MNP – Bangkit dari api dan sisa puing kebakaran, sejumlah Pedagang pakaian pasar pagi Pemalang kembali berjualan jelang lebaran. Pedagang mulai menempati ratusan kios baru yang dibangun oleh Pemkab Pemalang.
Nampak suasana kembali hidup di area pasar, setelah sempat lumpuh beberapa bulan akibat kebakaran hebat yang menghanguskan sekitar 108 kios milik pedagang, pada 23 Desember 2025 lalu.
Yusnali (35) salah seorang pedagang ketika ditemui di lapak dagangannya mengaku jika dirinya sudah mulai menempati kiosnya sejak awal Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Walupun belum sepenuhnya rapi,saya sudah mulai berjualan sejak awal Ramadan,” tutur Yus, panggilan akrabnya, pada Senin (9/3).
Yus menambahkan, Deretan lapak yang baru berdiri di bekas bangunan lama dan pera pemilik kios tidak dipungut biaya oleh Pemerintah setempat.
“Ada sekitar 100 lebih kios baru dibangun semuanya gratis, hanya untuk sekat – sekat kita pakai biaya sendiri, Alhamdulillah untuk omzet penjualan sedikit demi sedikit mulai ada,” tuturnya sambil tersenyum.
Terpantau di lokasi, deretan kios yang menjajakan pakaian dan sandal – sepatu serta tas ini, mulai dipenuhi pera pedagang.
Aktivitas jual beli pun perlahan kembali menggeliat, terlebih menjelang Lebaran beberapa hari lagi, ketika kebutuhan masyarakat meningkat.
Fitri (30) seorang pembeli mengatakan, jika dirinya merupakan pelanggan di kios pakaian tersebut, sengaja datang ke lokasi memastikan sudah mulai berjualan apa belum para pedagang setelah beberapa bulan tutup akibat kebakaran.
“Belanja disini disamping sudah langganan, untuk harga bisa menghemat ya dibandingkan di Mall atau pusat perbelanjaan yang harganya mahal apalagi moment jelang lebaran,” ungkapnya.
Pembangunan kembali ratusan kios pakaian pasar pagi Pemalang, merupakan langkah Pemerintah Daerah agar para pedagang tetap memiliki tempat usaha setelah kios dan lapak mereka hangus terbakar.
![]()
Penulis : Red
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan