Pasca Kebakaran, Pasar Induk Karisa Kab Jeneponto Tidak Diperhatiin Pemerintah 

Senin, 1 Juli 2024 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar Induk Karisa Kab Jeneponto berharap penuh kepada pasangan calon Bupati Muh Sarif Kr Patta dan Wakil Bupati Moch Noer Alim Qalby

Pedagang Pasar Induk Karisa Kab Jeneponto berharap penuh kepada pasangan calon Bupati Muh Sarif Kr Patta dan Wakil Bupati Moch Noer Alim Qalby

Jeneponto, MNP – Sejumlah pedagang di Pasar Karisa merasa perihatin karena pasca kebakaran pada 24 September 2020 lalu sampai saat ini belum dibangun kembali.

Padahal Pasar tersebut merupakan pasar induk atau Pasar Tradisional kebanggaan daerah berjuluk Butta Turatea.

Setelah dilalap si jago merah, para pedagang terpaksa harus berjualan di lapak darurat yang kini sudah hampir 5 tahun ditempati menjual.

Daeng Rungga salah seorang pedagang sayur mayur di Lapak Karisa mengatakan, sejak Pasar Karisa terbakar tidak ada perhatian pemerintah, tidak ada keseriusan untuk membangun kembali Pasar Karisa.

“Makanya kalau dilihat dari kenyataannya sekarang memperihatinkan sekali, kita sudah lama mengharapkan pembangunan pasar baru, tapi sampai saat ini belum diperhatikan,” ungkap Daeng Rungga.

Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Jeneponto nanti, Daeng Rungga yang kesehariannya bekerja sebagai penjual sayur mayur di Lapak Karisa hanya menaruh harapan kepada Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto, H. Muhammad Sarif Kr Patta dan Moch Noer Alim Qalby.

“Mudah mudahan dengan terpilihnya Karaeng Patta dan Qalby nanti, ah Ialah yang bisa membangun pasar baru supaya para pedagang disini bangkit dan sejahtera,” harap Dg Rungga.

Pilkada Jeneponto akan dihelat secara serentak pada 27 Nopember 2024. Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto, H. Muhammad Sarif Kr Patta dan Moch Noer Alim Qalby dipastikan maju diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 
Tanggapi Berita Paguyuban Online Bersatu, Maxim Indonesia Buka Suara Terkait Tarif dan Komisi
Kasus Curat Mobil Pantai Sanggar Beach: Buron 6 Bulan, BH Diciduk Kunci Duplikat Disita
Soal Rangkap Jabatan Dewan Pengawas RSUD dr. Soekardjo, Irfan: Jangan Sampai Pengawasan Kehilangan Independensi
Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU Memanas, Potensi PAD Bartim Disorot
Peringati World Clean Up Day, SMAN 6 Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Jumat, 18 September 2026 - 14:00 WIB

Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 

Jumat, 18 September 2026 - 11:13 WIB

Tanggapi Berita Paguyuban Online Bersatu, Maxim Indonesia Buka Suara Terkait Tarif dan Komisi

Jumat, 18 September 2026 - 10:50 WIB

Kasus Curat Mobil Pantai Sanggar Beach: Buron 6 Bulan, BH Diciduk Kunci Duplikat Disita

Berita Terbaru

Berita terbaru

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:37 WIB