Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP Kepala Desa Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Nur Azizah menegaskan penolakannya terhadap rencana pembangunan tambang Galian C di desanya.

Pernyataan ini disampaikan saat audensi bersama ratusan warga setempat,yang menolak rencana galian tambang tersebut bertempat di salah satu rumah makan di kecamatan Belik.

Nur Azizah menjelaskan, pihak perusahaan sebelumnya menyampaikan rencana sosialisasi melalui surat. Namun demi menjaga kelestarian lingkungan dan ketertiban sosial, Pemerintah Desa Belik berkomitmen memperjuangkan aspirasi rakyat yang menguap.

“Pertambangan batuan galian c kita stop seluruh proses perijinannya serta rencana pertambangan tersebut di hentikan,” tegas Azizah,pada pernyataannya yang dituangkan dalam surat perjanjian.

Lebih lanjut dirinya menuturkan,Sesuai ketentuan pembangunan per undang undang yang berlaku transparansi dan partisipasi masyarakat, terdapat aspirasi keberatan masyarakat yang berkembang di wilayah belik

“Pemerintah Desa Belik menyampaikan tidak lagi mendukung dan tidak menyetujui rencana maupun pelaksanaan kegiatan pertambangan galian C di wilayah Belik,” tegasnya .

Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pemalang Selatan Arif Setiawan merasa puas dengan keputusan dari pihak Pemerintah Desa Belik.

Dimana pihaknya hanya melakukan satu kali Audensi dengan pihak Pemdes dan langsung mengakomodir permintaan Masyarakat.

“Mewakili seluruh warga Belik sangat puas dengan keputusan Pemerintah Desa, Mereka mendengarkan aspirasi kami, dan kemudian bersama masyarakat memberhentikan total rencana pertambangan galian C,” ujar Arif, Selasa (9/6).

Ia berharap ke depannya,jika ada rencana pembangunan pihak Pemerintah agar bisa mensosialisasikan terlebih dahulu kepada Masyarakat, sehingga tidak menimbulkan keributan.

“Harapan saya selaku Aliansi masyarakat pemalang selatan, untuk warga desa Belik tidak ada lagi gejolak kembali kondusif seperti biasa dan pemerintah desa setiap membuat kebijakan ada sosialisasi kepada masyarakat sehingga kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Aspal Boleh Mengering, Gotong Royong Tak Boleh Pudar: Satgas TMMD dan Warga Parungponteng Bersihkan Jalan
Hadir di Kala Duka, Satgas TMMD 0612/Tasikmalaya Buktikan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat
Wisuda UNIGA ke-XLIV, Bupati Garut Ajak Lulusan Jadi SDM Berakhlak Mandiri dan Kompeten
Impian Terwujud, Warga dan Santri Parungponteng Sambut Pembangunan MCK TMMD Ke-129
Kibar Budaya 2026: Geliat Anyaman Bambu Situbeet Dongkrak Ekonomi Kreatif
Utamakan Kepuasan Konsumen, SPBU 34.44129 Selaawi Garut Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Milangkala ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, Momentum Memperkuat Persatuan dan Mewujudkan Tasik Raharja
Kawal Laporan Penghinaan Suku Pakpak, Tokoh Muda Zulkarnain Berutu Penuhi Panggilan Polres Dairi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:06 WIB

Aspal Boleh Mengering, Gotong Royong Tak Boleh Pudar: Satgas TMMD dan Warga Parungponteng Bersihkan Jalan

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:20 WIB

Hadir di Kala Duka, Satgas TMMD 0612/Tasikmalaya Buktikan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:11 WIB

Wisuda UNIGA ke-XLIV, Bupati Garut Ajak Lulusan Jadi SDM Berakhlak Mandiri dan Kompeten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:18 WIB

Impian Terwujud, Warga dan Santri Parungponteng Sambut Pembangunan MCK TMMD Ke-129

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:54 WIB

Kibar Budaya 2026: Geliat Anyaman Bambu Situbeet Dongkrak Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru