Bahas Pekat, Ormas Sajalur Sambangi DPRD Kota Tasikmalaya 

Rabu, 8 November 2023 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Persoalan Penyakit Masyarakat (Pekat) seakan tidak pernah selesai di Kota Tasikmalaya yang mempunyai julukan kota Santri.

Padahal, berbagai macam cara mulai dari Perda Tata Nilai sampai adanya sweeping yang dilakukan ormas yang peduli akan nilai nilai norma agama dan peduli akan ketertiban kota Tasikmalaya.

Salah satunya Sajalur (Satria Jaga Lembur) yang menggelar audiensi di Aula Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, dengan tema Mengungkap Fakta Memberi Solus “Peradaban Miras, Narkoba, Judi dan Prostitusi di Kota Santri Tasikmalaya Memprihatinkan”.

Nampak hadir dalam audiens tersebut Komisi 1 dan 4 DPRD Kota Tasikmalaya, Dinas Satpol PP, Kabag Ops Mapolresta Tasikmalaya, Kodim, Disporabudpar, dan tamu undangan lainnya.

H.Dadang Suganda Ketua Ormas Sajalur mengatakan, audiensi ini untuk meminimalisir kegiatan maksiat di kota Tasikmalaya karena perlu adanya keterpaduan antara APH dan Instansi terkait.

“Intinya harus ada keterpaduan diantara APH instansi juga duduk bersama memecahkan masalah ini, karena korelasinya tidak satu pihak tapi menyentuh semua pihak,” kata Dadang, Rabu (08/11/2023).

Lantaran itu, perlu adanya pembicaraan lebih lanjut lagi dan perlu dibentuk suatu aturan yang tertulis, tidak hanya dibawah obrolan obrolan di depan saja, tapi harus ada tulisan di atas kertas.

“Harus ada kesepakatan bagaimana agar kerja ini tidak hanya isinya sporadis atau istilah sesaat, tetapi nantinya continue berkelanjutan,” terang Dadang.

Menurutnya, ada tiga langkah preventif diantaranya salin data, ada langkah penyadaran, yang datang juga mungkin dari semua pihak orang tua, tokoh agama lalu dari pengawasan.

Dijelaskan Dadang, terkait pengawasan ini juga harus karena menyangkut juga di bidang pendidikan, tidak sedikit yang ditemukan di masyarakat yang melakukan maksiat masih pelajaran-pelajar sekolah.

“Nah, juga pengawasan harus dilakukan, selain dari keluarga pengawasan dari sekolah, instansi instansi terkait perlu mengadakan pengawasan saat diluar jam sekolah, karena yang ditemukan ada siswa SMP SMK, yang datang kadang-kadang dari luar daerah,” jelasnya.

Ormas Sajalur menyebut, pihaknya hampir menemukan kasus tersebut di setiap daerah di kota Tasikmalaya. Salah satunya di Cilolohan dan Eks Terminal Cilembang maupun di Terminal Indihiang.

“Karena itu, kami mendesak pemerintahan dalam hal koordinasi mencegah hal tersebut, baik dari APH maupun yang lainnya. Kami menekankan harus ada satu kesatuan mengawasi pekat dari berbagai institusi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional
Semarak HUT ke-25 Kota Tasikmalaya: Kecamatan Kawalu Kobarkan Semangat Warga dan Gotong Royong
Kurang dari 24 Jam, Polres Bogor Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan Bobotoh
Tiga Isu Dugaan Korupsi DLH, CSR Bank Sulselbar dan Sumur Bor, MNP Tantang Kejari Enrekang Buka Suara: Ada atau Tidak Ada?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional

Berita Terbaru